Minggu 09 Mei 2021, 06:53 WIB

Ratusan Sepeda Motor Dipaksa Putar Balik di Tasikmalaya

Kristiadi | Nusantara
Ratusan Sepeda Motor Dipaksa Putar Balik di Tasikmalaya

MI/Kristiadi
Polisi menghentikan ratusan sepeda motor yang akan melintas di wilayah Tasikmalaya.

 

SEBANYAK kurang lebih 500 unit sepeda motor berplat B, D, AA, AB, dan R dari Bandung menuju Tasikmalaya diputar balik di pos penyekatan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (8/5) pukul 01.45 WIB.

Ratusan kendaraan bermotor itu diperintahkan berputar balik karena pengendaranya tidak bisa menunjukkan keterangan bebas covid-19 berupa hasil swab antigen atau swab PCR.

Pantauan di lokasi pos penyekatan Gentong, ratusan kendaraan bermotor dihentikan petugas lantaran tidak menunjukkan surat bebas covid-19 selama larangan untuk mudik.

Baca juga: Danau Kelimutu Ditutup Bagi Wisatawan saat Lebaran 2021

Petugas gabungan masih bertahan di jalan lintas selatan, untuk memeriksa semua kelengkapan kendaraan mulai dari angkutan barang, mobil pribadi, dan travel.

Kapolsek Kadipaten Polres Tasikmalaya Kota Kompol Gunarto mengatakan arus mudik dari Bandung menuju Tasikmalaya mengalami peningkatan tapi mereka yang tidak bisa menunjukkan surat bebas covid-19 terpaksa diputarbalikan.

Sepeda motor yang diputar balik tercatat ada 500 unit dan diikuti 60 unit mobil pribadi dan 10 travel tujuan Tasikmalaya, Ciamis, Majenang, Banjar, Kebumen, dan Yogya.

"Rombongan sepeda motor dari arah Bandung pada malam hingga dini hari pukul 03.00 WIB membludak dan tercatat 570 unit kendaraan termasuk mobil dan travel. Karena, kendaraan itu tidak bisa menunjukkan surat bebas covid-19 swab antigen," katanya, Minggu (9/5) di Pos Penyekatan Gentong.

Ia mengatakan, kendaraan yang datang dari Bandung menuju Tasikmalaya secara bergerombol tersebut semuanya tidak bisa menunjukkan hasil swab antigen dan surat lain sehingga terpaksa harus diputarbalikan ke arah semula.

Namun, kendaraan tersebut malah bertahan di perlintasan jalan hingga menyebabkan antrian panjang sampai petugas terpaksa melakukan tindakan supaya mereka kembali lagi ke arah Bandung.

"Ratusan sepeda motor yang bertahan tidak mau memutar arah dan petugas secara tegas memutarbalikan mereka secara paksa. Tetapi, ada tiga unit kendaraan malah lolos mencuri jalan yang berlawanan arah ke samping kiri. Petugas selama ini tidak menghalangi pemudik tapi tunjukkan surat bebas covid-19 dan kalau ada silahkan untuk melanjutkan perjalanan tapi jika tidak memiliki silahkan memutar arah," paparnya. (OL-1)

Baca Juga

Medcom

Empat Kasus Kekerasan terhadap Pers Terjadi di Sumut Sebulan Terakhir

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:58 WIB
Sebelum kasus pembunuhan Marsal, pada 29 Mei 2021 rumah seorang jurnalis bernama Abdul Kohar Lubis di Kota Pematangsiantar diteror...
DOK

Apps Sumut Bersinar, Cara Baru Polda Sumut Perangi Marak Narkoba

👤 Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:50 WIB
Adalah AKBP Fadris SR Lana, Kasubdit III Ditres Narkoba Polda Sumut, yang menjadi sosok sentral di balik aplikasi...
DOK

Proses Hukum Kasus Narkoba Sekda Nias Utara Diminta tetap Berjalan

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:40 WIB
Sebagai ASN tertinggi di Nias Utara seharusnya Yafeti menjadi teladan bagi masyarakatnya. Bukan malah melakukan tindakan tidak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya