Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur, mulai memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), menyusul terus meningkatnya warga terkonfirmasi Covid-19 di Lembata.
Pemberlakuan kebijakan PPKM, sejak Selasa (4/5) dimulai dengan membangun Posko PPKM Berbasis Mikro, yang akan ditangani secara mandiri oleh warga masyarakat di desa masing-masing dalam koordinasi dengan Satgas Covid 19 dan pemerintah kecamatan.
Sekda Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, Rabu (5/5/2021) menjelaskan, posko yang dibangun di sekitar Posko Pengungsian warga terdampak banjir bandang di Kebun-kebun warga ini adalah bagian integral dari penerapan protokol kesehatan dalam konteks pembatasan kegiatan sosial berbasis mikro bagi masyarakat korban bencana.
"Pembangunan Posko PPKM ini Berdasarkan arahan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dalam zoom meeting, Senin, 03/05/2021 bersama para kepala OPD, Camat Ile Ape, Ile Ape Timur dan para Kepala Desa terdampak bencana banjir bandang, tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan karena meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi covid 19," ujar Paskal Tapobali.
Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata, Selasa (4/5/2021) mendata, sebanyak 265 warga terkonfirmasi Covid-19, 61 sedang dirawat/isolasi, 196 sembuh dan 8 warga Lembata meninggal karena Covid-19.
Posko-posko ini dibangun pada lokasi pengungsian masyarakat korban bencana banjir yang sekarang berada di kebun - kebun, dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, Selasa (4/5/2021).
Tampak bersama Sekda Lembata, Asisten II Sekretaris Daerah, Kedang Paulus dan beberapa Kepala OPD terkait, turun langsung ke lapangan memimpin pembangunan tenda posko pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro itu.
Hingga Selasa (4/5), Sudah ada empat posko yang dibangun yakni, Di Pukairate untuk warga dari desa Waowala, Amakaka dan Tanjung Batu. Posko Parak untuk warga dari Lamawara dan Napasabok, di Bale Alen dan di Kalabahi I.
Warga berharap pembangunan Posko PPKM dapat mengurai kekhawatiran warga pengungsi tentang penularan Covid-19 di lokasi pengungsian banjir bandang. (OL-13)
Baca Juga: Perajin Ikat Sikka Belum Dapat Kesejahteraan Layak
SEBUAH bangunan sekolah dasar (SD) di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), roboh.
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved