Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Banjir setinggi hingga satu meter melanda 23 desa di 13 kecamatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak Senin malam (7/7), akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 11.096 warga terdampak, dengan 1.847 jiwa dari 463 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik aman.
“Ketinggian air bervariasi dari 30 sentimeter hingga satu meter. Ini akibat intensitas hujan yang tinggi serta meluapnya aliran sungai dan kali,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, dikutip dari Antara, Selasa (8/7), di Cikarang.
Banjir meliputi desa-desa strategis seperti:
Desa lainnya: Sukamekar (Sukawangi), Kedung Pengawas (Babelan), Sukaraya (Karangbahagia), Sukajadi (Sukakarya), Lubang Buaya & Ciledug (Setu), Jayasampurna (Serang Baru), Cibarusah Jaya (Cibarusah), Bojongsari (Kedungwaringin), Sukasejati (Cikarang Selatan)
BPBD mengerahkan petugas dan perahu karet ke lokasi-lokasi terdampak untuk proses evakuasi. Hingga siang tadi, enam titik pengungsian telah dioperasikan di Desa Ciledug (2 lokasi), serta masing-masing satu di Sukamekar, Sukajadi, Karangbaru, dan Jayasampurna.
“Tim kami juga menyalurkan bantuan logistik darurat seperti makanan siap saji, obat-obatan, air bersih, pompa sedot air, tikar, selimut, hingga dapur umum,” tambah Muchlis.
Penanganan banjir dilakukan secara terpadu melibatkan unsur TNI-Polri, Basarnas, PMI, pemerintah kecamatan, Destana-Katana, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), dan relawan.
Upaya yang sedang dimaksimalkan mencakup pendataan korban, evakuasi warga, penyediaan logistik, serta imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan. (Ant/Z-10)
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi meminta otoritas terkait memperpanjang durasi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga potensi hujan ekstrem bisa lebih rendah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Plt Bupati menyampaikan, banjir yang melanda Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, sejak Minggu (18/1) dini hari, bukanlah kejadian baru, melainkan banjir langganan.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendatangi langsung permukiman terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1).
Pengaturan pintu air oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan PJT juga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir kiriman dari wilayah hulu.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
BNPB menerjunkan operasi tanggap darurat dan mempercepat distribusi bantuan ke Bali yang dilanda banjir luas
Banjir Bekasi yang melanda sejumlah wilayah dilaporkan mulai surut di sejumlah titik, Rabu (5/3) pagi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan yang diperkirakan terjadi malam ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved