Selasa 04 Mei 2021, 08:48 WIB

Pemprov Jateng Salurkan Rp281 M untuk Guru Agama dan Madrasah

mediaindonesia.com | Nusantara
Pemprov Jateng Salurkan Rp281 M untuk Guru Agama dan Madrasah

Ist
Pemprov Jateng menyerahkan bantuan Rp281,1 miliar kepada Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah.

 

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyerahkan bantuan Rp281,1 miliar kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah.

Anggaran yang bersumber dari APBD Jateng itu, akan disalurkan Kemenag untuk insentif pengajar keagamaan dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Aliyah. 

Penyerahan dilaksanakan pada acara pengajian peringatan Nuzunul Qur'an di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (3/5/2021).

Insentif Rp254, 2 miliar dan Bosda Madrasah Aliyah Rp26,8 miliar diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen kepada Kepala Kanwil Kemenag Jateng Musta'in Ahmad. 

Selain itu bantuan 3 ton beras untuk warga miskin juga diserahkan kepada pengurus MAJT, Masjid Agung Semarang, dan Masjid Baiturrahman Semarang. Hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Majelis Ulama Jateng KH Ahmad Darodji, Kepala Biro Kesra Jateng Imam Maskur, serta Forkopimda.

"Kami menyerahkan Bosda dan insentif untuk guru-guru Madin kepada Kemenag. Ini nanti Kemenag masih menunggu proses admistrasi dan sebagainya. Saya berharap sebelum Lebaran sudah dicairkan," kata Taj Yasin usai penyerahan dana.

Disebutkan, total anggaran Rp 281.113.110.000 tersebut, terdiri dari bantuan insentif guru keagamaan Rp254.246.000.000 untuk 211.455 orang, masing-masing mendapat Rp100 ribu per bulan.

Sedangkan Bosda MA sebesar Rp26.867.110.000 untuk 177.144 siswa di Madrasah Aliyah negeri maupun swasta di Jateng masing-masing Rp150 ribu. 

Bantuan tersebut, menuritnya tidak hanya untuk meringankan beban biaya pendidikan,  melainkan juga meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia unggul di Jawa Tengah. Terlebih program utama pemerintah pusat maupun Jateng saat ini adalah terkait SDM yang unggul untuk Indonesia maju.

Sementara itu, dalam.sambutannya Taj Yasin mengajak seluruh masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Meskipun beberapa bulan terakhir, kasus penularan Covid-19 di Jateng dapat ditekan, namun masyarakat harus tertib memakai masker, mengindari kerumunan, serta mengurangi pergerakan dan kegiatan di luar rumah.

"Covid 19 berbeda dengan bencana nonalam lainnya. Seperti krisis moneter bebarapa tahun lalu, dimana masyarakat dapat tetap melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat. Tetapi sekarang saat akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, di sisi lain aktivitas atau pergerakan masyarakat harus dibatasi," jelasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Polda DIY Waspadai Penyalahgunaan Mobil Ambulans Untuk Mudik

👤Agus Utantoro 🕔Kamis 06 Mei 2021, 10:30 WIB
Petugas yang berada di pos penyekatan baik yang ada di jalur-jalur  utama masuk DIY maupun jalur alternatif, diminta mewaspadai...
Humas Polda Kalteng

Kalteng Dirikan 4 Posko Penyekat Antarprovinsi

👤Surya Sriyanti 🕔Kamis 06 Mei 2021, 10:23 WIB
Polda Kalteng telah mendirikan empat Posko  Penyekatan antar provinsi yang berada di Kabupaten Kapuas, Barito Timur, Lamandau dan...
MI/Djoko Sardjono

Kasus Covid-19 di Klaten Kembali Naik

👤Djoko Sardjono 🕔Kamis 06 Mei 2021, 09:21 WIB
Kasus covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (5/5), dilaporkan naik lagi. Kali ini, terdapat kasus aktif 78...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya