Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah Sumatra Utara telah menyelesaikan gelar perkara kasus penggunaan rapid test antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wibowo mengungkapkan, dari hasil pengusutan diketahui bahwa penggunaan alat rapid test antigen daur ulang berupa swab stick/cutton bud di laboratorium Kimia Farma Bandara Kualanamu sudah berlangsung cukup lama. "Penggunaan alat rapid test bekas ini sudah dilakukan sejak 17 Desember 2020," terangnya saat dikonfirmasi, Jumat (30/4).
Itu berarti penggunaan rapid test antigen bekas tersebut sudah berlangsung lebih dari lima bulan. Terdapat dua laboratorium Kimia Farma di Kota Medan dan sekitarnya, yakni di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang dan di Jalan Kartini, Kota Medan.
Adapun penggunaan rapid test antigen bekas oleh oknum-oknum pegawai lab diperuntukkan bagi para calon penumpang di Bandara Kualanamu. Berdasarkan penyelidikan, untuk sementara diketahui juga bahwa pihak yang menyuruh melakukan pendaurulangan dan penggunaan alat tersebut ialah PM, Bussiness Manager Kimia Farma Diagnostika di Medan.
Yang lebih mencengangkan, setidaknya 37.500 orang menjalani rapid test antigen di laboratorium tersebut. Angka itu diperoleh dari temuan petugas bahwa setiap hari terdapat sekitar 250 calon penumpang pesawat yang memeriksakan diri di lab itu.
Bila jumlah itu dikalikan dengan jumlah hari selama lima bulan, terdapat setidaknya 37.500 orang yang sudah menjalani rapid test antigen di lab tersebut. Dari sisi internal perusahaan, para oknum juga melakukan manipulasi laporan jumlah orang yang diperiksa.
Dalam laporannya, mereka mencantumkan rata-rata jumlah yang diperiksa sebanyak 100 orang. Padahal pada kenyataannya, rata-rata mencapai 250 orang. "Sisanya (biaya tes) sekitar 150 pasien merupakan keuntungan yang didapat PM dari hasil penggunaan alat bekas," ujar Kombes Hadi.
Dalam hitungannya, keuntungan yang diperoleh dari hasil manipulasi data dengan penggunaan alat bekas ini mencapai Rp30 juta per hari. PM mengaku uang tersebut digunakannya secara pribadi dan untuk membayar uang lembur karyawan lab Kimia Farma Jalan Kartini. (OL-14)
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
KEMENTERIAN Kesehatan melaporkan per 14 Desember 2023 kasus baru covid-19 bertambah 359 kasus meningkat 13% dibandingkan kemarin sehingga saat ini ada 1.499 kasus aktif covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan mengimbau agar masyarakat melakukan tes antigen mandiri jika mengalami gejala covid-19 baru yang disebabkan varian Arcturus.
Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama menyarankan lima hal yang perlu dilakukan Pemerintah usai mencabut kebijakan PPKM.
Pemerintah jangan terlalu terpaku dengan situasi di Tiongkok. Namun harus memiliki dasar yang kuat seperti survei antigen, melihat varian apa saat ini, dan sebagainya.
SEBANYAK 41.117 orang divaksin booster hari ini sehingga total masyarakat yang sudah divaksin booster pertama sebanyak 68 juta orang.
Bioquick dan Panbio memperlihatkan kemampuan untuk mendeteksi protein SARS-CoV-2 yang dicari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved