Sabtu 24 April 2021, 08:50 WIB

Pansus PON XX DPR Papua Gelar Pertemuan dengan Sub PB PON Jayapura

mediaindonesia.com | Nusantara
Pansus PON XX DPR Papua Gelar Pertemuan dengan Sub PB PON Jayapura

Ist
Suasana rapat kerja antara Pansus PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2021 DPR Papua dengan Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura.

 

WAKTU 162 hari menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 Papua, Panitia Khusus (Pansus) PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2021 DPR Papua melaksanakan kegiatan rapat kerja (Raker) dengan Sub Panitia Besar (PB) PON XX/2021 Kabupaten Jayapura, guna mendengar kesiapan-kesiapan dari empat (4) klaster yang dimulai dari klaster Kabupaten Jayapura.

"Kegiatan ini kami dari Pansus PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2021 DPR Papua mencoba untuk ketemu dengan ketua-ketua Sub PB PON XX yang ada di empat klaster. Sehingga kami memulai dengan (klaster) Kabupaten Jayapura. Nanti besok (hari ini) kami akan ketemu dengan (klaster) Kota Jayapura, kemudian dalam minggu besok (pekan depan) ini kami akan ke Timika dan Merauke," ujar Kamasan Jack Komboy kepada wartawan usai rapat kerja atau pertemuan dengan Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura.

Pertemuan yang berlangsung di salah satu Ballroom Hotel Grand Allison, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (23/4/2021) itu dipimpin langsung oleh  Wakil Ketua Komisi V yang juga Ketua Pansus PON XX dan Peparnas XVI DPR Papua, Kamasan Jack Komboy,  yang membahas sejumlah kendala persiapan penyelenggaraan PON XX/2021 di Klaster Kabupaten Jayapura.

Dalam rapat kerja atau pertemuan itu dihadiri Ketua Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, juga anggota Pansus PON XX dan Peparnas XVI DPR Papua, serta bidang-bidang pada Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura.

Usai rapat, Ketua Pansus PON XX dan Peparnas XVI DPR Papua, Kamasan Jack Komboy mengatakan, rapat kerja yang digelar pihaknya bersama Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura itu, untuk mendengar langsung persiapan dan juga koordinasi antara PB PON XX Papua dengan Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura.

“Kita sekarang ini sudah berada pada 162 hari menuju pelaksanaan PON XX. Dari pertemuan itu, ada banyak hal yang disampaikan oleh Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura. Jadi di sini kita temukan komunikasi dan koordinasi antara Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura dengan PB PON XX Papua itu belum berjalan dengan baik,” kata mantan bek tangguh Persipura Jayapura medio 1999-2003 dan 2004-2010 itu kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan, minimnya koordinasi antara PB PON XX Papua dengan Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura itu, akan sangat menggangu kelancaran persiapan penyelenggaraan PON XX yang tinggal tiga bulan.

Jack Komboy mengakui, sejumlah pekerjaan fisik belum selesai dibangun, termasuk jalan alternatif dan jalan utama. Kemudian sejumlah arena cabang olahraga (Cabor) di Klaster Kabupaten Jayapura juga telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Di persiapan tahap akhir itu yang membutuhkan koordinasi antara PB PON XX Papua dengan Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura.

“Laporan dari panitia Sub PB PON, bahwa belum ada petunjuk teknis terkait pelimpahan kewenangan dari PB PON XX Papua kepada Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura. Hal itu tentunya akan berdampak kepada sejumlah bidang di dalam kepanitiaan yang besar itu untuk menjalankan tugas dan fungsinya,” kata mantan pesepakbola tersebut.

Laporan dan masukan dari Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura itu, kata Jack Komboy, pihaknya akan menindaklanjuti dengan memanggil PB PON XX Papua. Namun, ia berharap segera ada langkah kongkrit dalam menuntaskan semua persoalan yang dihadapi oleh Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura.

"Dari pantauan kami, misalnya jalan raya di Kabupaten Jayapura itu masih sangat sempit. Hal itu tentunya tidak maksimal seperti acara PON dan akan berdampak kepada kelancaran penyelenggaraan PON nantinya. Sehingga hal itu harus dikoordinasikan dengan segera, dan siapa yang bertanggungjawab untuk proses pekerjaannya serta tidak boleh saling baku tunggu," imbuhnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengapresiasi langkah Pansus PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2021 DPR Papua.

"Kami menyambut baik ya, juga kami memberi apresiasi untuk kunjungan yang dilakukan Pansus DPR Papua tentang PON. Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan ini, bisa di jembatani percepatan untuk koordinasi dan komunikasi suksesnya PON," ucap Mathius Awoitauw ketika dikonfirmasi wartawan.

Disinggung terkait komunikasi dan koordinasi dengan PB PON XX Papua, kata Mathius, selama ini memang belum matang dan mantap, juga belum ada koordinasi yang baik serta informasi yang jelas dari PB PON XX Papua.

"Kami berharap Pansus PON XX DPR Papua ini bisa menjembatani atau memfasilitasi komunikasi dengan PB PON XX Papua. Jadi semua harus jelas, karena waktu tinggal tiga bulan saja. Koordinasi yang belum jalan ini, terkait panitia sub PON mau kerja apa dan PB PON Papua mau kerja apa. Itu kan harus jelas semuanya toh, jadi ini mungkin yang perlu dikerjakan," imbuh pria yang juga Bupati Jayapura diakhir wawancaranya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Medcom

Empat Kasus Kekerasan terhadap Pers Terjadi di Sumut Sebulan Terakhir

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:58 WIB
Sebelum kasus pembunuhan Marsal, pada 29 Mei 2021 rumah seorang jurnalis bernama Abdul Kohar Lubis di Kota Pematangsiantar diteror...
DOK

Apps Sumut Bersinar, Cara Baru Polda Sumut Perangi Marak Narkoba

👤 Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:50 WIB
Adalah AKBP Fadris SR Lana, Kasubdit III Ditres Narkoba Polda Sumut, yang menjadi sosok sentral di balik aplikasi...
DOK

Proses Hukum Kasus Narkoba Sekda Nias Utara Diminta tetap Berjalan

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 22 Juni 2021, 22:40 WIB
Sebagai ASN tertinggi di Nias Utara seharusnya Yafeti menjadi teladan bagi masyarakatnya. Bukan malah melakukan tindakan tidak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya