Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Arda Sukawati (Cok Ace) memaparkan dengan antusias kesiapan Bali jika penerbangan internasional dibuka.
Cok Ace mengatakan Bali bisa dibuka melalui skema travel bubel.
Menurutnya, beberapa persyaratan untuk membuka pariwisata bagi wisatawan mancanegara (wisman) sudah terpenuhi di Bali.
"Sarana dan prasarana kami sudah mencukupi. Pemerintah juga terus meningkatkan seperti layanan rumah sakit dan penambahan ruang rawat inap juga," jelasnya, Jumat (23/4).
Baca juga: Petugas Sita Puluhan Satwa Dilindungi di Bali
Bahkan, ia menegaskan laboratorium pengujian spesimen untuk covid-19 sudah memadai dengan pengujian sampel sampai 3.000 per hari.
Dari sisi pelaku pariwisata, pihaknya mengaku sudah siap sejak tahun lalu. Industri pariwisata sudah menyiapkan sertifikat CHSE yang sudah disiapkan jika pariwisata internasional dibuka pada September tahun lalu.
"Saat ini, industri sudah mengeluarkan sekitar 1.800 sertifikat CHSE untuk hotel, restoran, serta destinasi pariwisata di Bali," jelasnya.
Hal tersebut juga didukung dengan ketertiban masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes), sehingga di Bali rata-rata tingkat kepatutan masyarakat menjadi salah satu tertinggi di Indonesia yakni sekitar 96,8%.
Cok Ace mengatakan persiapan membuka tiga kawasan menjadi kawasan hijau yaitu Ubud, Sanur, dan Nusa Dua sudah hampir rampung 100%. Hal tersebut ditandai dengan tingkat vaksinasi di tiga kawasan yang sudah hampir 100%.
"Masyarakat di tiga kawasan tersebut sudah hampir 100% divaksin. Sementara di luar zona hijau sudah sekitar 23% atau 600.000 masyarakat di Bali. Dan angkanya akan kita genjot terus sehingga herd immunity bisa segera tercapai di Bali," bebernya.
Sementara itu, untuk prasarana penunjang kesehatan di tiga kawasan tersebut, Wagub Cok Ace menyatakan sudah tersedia.
"Di Nusa Dua sudah ada BMC hospital yang bertaraf internasional, di Sanur dekat dengan RSBM yang juga menjadi rumah sakit rujukan covid-19, sementara di Ubud baru saja dibuka Kenak Medika dan RS Ari Canthi yang sangat representatif," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho juga menyampaikan bahwa Bali sudah sangat siap menerima kunjungan wisman. Tidak hanya vaksinasi di tingkat masyarakat, sektor perbankan dan pekerja di bidang jasa keuangan juga sedang digenjot oleh Pemprov Bali bekerja sama dengan BI.
Hal itu, menurutnya, bertujuan untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan dalam melayani masyarakat dan wisatawan kelak.
Ia juga menambahkan, saat ini, BI bekerja sama dengan Bank-Bank di Bali telah mengakselerasi program transaksi nontunai untuk meminimalisir kontak langsung.
"Hal itu akan sangat berguna kelak jika para wisatawan sedang bertransaksi kelak," tandasnya. (OL-1)
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Bali menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Prestasi ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan Bali yang tidak terputus sejak pertama kali penghargaan Readers' Choice Awards DestinAsian diselenggarakan.
Basarnas Bali gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 selama 17 hari. 140 personel disiagakan di pelabuhan, bandara, dan objek wisata untuk antisipasi darurat.
Larangan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk agen travel, komunitas pencinta alam, hingga pendaki mandiri
Pengembangan kawasan hunian di Bali mulai bergerak ke arah yang lebih luas dari sekadar pembangunan properti.
Untuk memudahkan pengurusan, Imigrasi Bali juga membuka pelayanan pengajuan ITKT di seluruh kantor imigrasi di Bali tanpa dibatasi domisili.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved