Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) wilayah Malang, Jawa Timur menyatakan perluasan vaksinasi covid-19 mendongkrak perekonomian disumbang dari kegiatan usaha mulai membaik dan bukanya sektor industri. Kegiatan usaha yang mulai tumbuh mendorong peningkatan kebutuhan uang tunai periode Ramadan dan Lebaran.
"Daya beli masyarakat juga membaik ditandai dengan inflasi Kota Malang 0,08% pada Maret (mtm)," tegas Kepala Perwakilan BI Malang, Azka Subhan Aminurridho, Jumat (16/4).
Selain itu, membaiknya perekonomian lantaran relaksasi beberapa kebijakan pemerintah di antaranya pajak penjualan atas barang mewah (PPNBM) dan kebijakan BI berupa pelonggaran Rasio Loan To Value (LTV) atau Rasio Financing To Value (FTV). Peningkatan kebutuhan uang tunai juga dipengaruhi oleh tren pertumbuhan uang kartal dan preferensi perbankan ke pecahan Rp100.000.
Pelonggaran mobilitas masyarakat berdampak besar meningkatkan kebutuhan uang tunai pada Ramadan ini ketimbang tahun lalu yang diperketat melalui PSBB.Karena itu, kebutuhan uang tunai meningkat selama Ramadan dan Idul Fitri sebagai dampak dari peningkatan transaksi di masyarakat.
baca juga: Bobobox Siapkan Akomodasi Bagi Wisatawan di Borobudur Highland
Khusus Ramadan ini perkiraan kebutuhan uang tunai di Kabupaten/Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten/Kota Pasuruan dan Kabupaten/Kota Probolinggo meningkat sebesar 46,84% atau sebesar Rp4,511 triliun ketimbang 2020 hanya sebesar Rp3,072 triliun.
Uang pecahan besar Rp4,024 triliun atau naik 49,81% dari periode 2020 sebesar Rp2,686 triliun dan uang pecahan kecil Rp487 miliar naik 26,16% dari periode 2020 sebesar Rp386 miliar.Untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang, lanjutnya, BI Malang menyiapkan strategi melalui penarikan oleh perbankan dan kas keliling di BPR, serta penukaran bagi pemangku kepentingan, lembaga, instansi negara mitra BI.
"Penukaran uang di 84 titik loket perbankan dan 38 loket BPR di Malang Raya sejak 3-11 Mei 2021," pungkasnya.(OL-3)
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Penukarkan Uang Baru Melalui Mobil Keliling Bank Indonesia
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved