Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH organisasi profesi wartawan di Sumatra Utara mengkritik sistem pengamanan yang diterapkan terhadap menantu Presiden Joko Widodo yang juga Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Hermansjah mengatakan pihaknya menilai sistem pengamanan terhadap Wali Kota Medan Bobby Nasution berlebihan. "Apalagi sampai mengusir wartawan yang hendak menjalankan tugas jurnalistik," kata dia, Kamis (15/4).
Dia menuturkan, seharusnya menantu Presiden Jokowi itu lebih welcome atau terbuka dengan wartawan. Tidak boleh polisi atau paspampres menghalangi wartawan yang dilindungi UU saat melaksanakan tugas-tugas peliputan.
Hermansjah pun membandingkan sosok Bobby Nasution dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Sebagai mantan Pangkostrad atau pensiunan TNI berpangkat jendral bintang tiga, Edy justru lebih terbuka dan welcome kepada wartawan. "Seharusnya Wali Kota meniru apa yang dilakukan Gubernur," ujarnya.
Sebagai Wali Kota Medan yang baru dan statusnya sebagai menantu orang nomor satu di Indonesia, lanjut dia, wajar saja jika Bobby mendapat sorotan lebih dalam merealisasikan visi misinya. Karena itu, bila Bobby tidak bersedia meladeni pertanyaan wartawan dengan
wawancara langsung atau doorstop, perlu dibuka sarana atau kegiatan yang bisa menjadi saluran bagi wartawan untuk bertanya mengenai kinerjanya sebagai Wali Kota.
Terpisah, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut memeringati Pemkot Medan agar tidak sampai terjebak dalam situasi darurat pers hanya lantaran ketidakarifan oknum-oknum yang mengaku sebagai pengawal. Ketua SMSI Sumut Zulfikar Tanjung mengatakan hal itu dia utarakan terkait dengan maraknya pemberitaan pelarangan wartawan berwawancara dengan Wali Kota Medan oleh orang-orang yang mengaku sebagai pengawal.
"Kami yakin insiden itu tidak atas perintah Wali Kota Bobby dan petugas itu bisa saja tidak mengerti UU Pers. Ini peringatan, Dinas Kominfo Medan harus tahu. Ini sudah terjadi dugaan pelecehan terhadap UU Pers," tegasnya.
Untuk itu dia minta Kepala Dinas Kominfo Medan perlu segera menyelesaikan hambatan yang tentu bertentangan dengan komitmen pemerintah, termasuk Presiden Jokowi. Presiden selalu mengedepankan kemitraan produktif dengan pers. SMSI Sumut tidak menginginkan hubungan kemitraan yang sudah terbina dengan baik antara pers dengan Pemkot Medan tidak terusik oleh beberapa petugas yang hanya memandang tugas pokok dan fungsinya, secara sempit. (OL-14)
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Warga telah berupaya mengatur alur pembuangan agar sampah tidak semakin tercecer ke jalan raya.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (17/12).
Mamdani berkeinginan datang ke Washington untuk berbicara langsung dengan Trump.
Arifin pun sengaja menyebarkan video modus penipuan yang nyaris menimpanya melalui media sosial dan telah direspons oleh banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved