Kamis 15 April 2021, 14:01 WIB

Polres Tasikmalaya Tangkap Ibu yang Buang Bayi dalam Kresek

Kristiadi | Nusantara
Polres Tasikmalaya Tangkap Ibu yang Buang Bayi dalam Kresek

MI/Kristiadi
Anggota penyidik Polres Tasikmalaya Kota melakukan pemeriksaan terhadap RF, ibu bayi di dalam kresek hitam

 

SATUAN Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap perempuan berinisial RF, 21, warga Kampung Sukahurip. RF merupakan ibu dari bayi yang ditemukan dalam kantong kresek hitam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tasikmalaya Kota AKP Septiawan Adi Prihartono mengatakan RF yang merupakan pembuang bayi di dalam kantong kresek hitam itu berhasil ditangkap di rumahnya di Kecamatan Cineam bersama pasangannya.

Peristiwa pembuangan bayi itu terjadi pada Minggu (11/4). Diketahui, RF tidak berani pulang ke rumah selama mengandung, ia pun tinggal di kosan Jalan Sambong.

"RF melahirkan bayi laki-laki di dalam kamar mandi tanpa ada bantuan bidan maupun suami yang menolong, tapi setelah kelahiran itu bayinya meninggal dunia dalam waktu 1 jam dan kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan dan nanti akan disesuaikan dengan hasil autopsi. Karena, selama satu hari di dalam kosannya, RF menghubungi keluarga, meminta dijemput," kata Septiawan, Kamis (15/4).

Ia mengatakan, selama mengandung 9 bulan, keluarga RF di Kampung Sukahurip tidak mengetahui anaknya telah berbadan dua dan hanya mengetahui anaknya bekerja di sebuah pabrik di Kota Tasikmalaya. Sementara, sebelum mengandung, RF selalu pulang ke rumah setiap enam bulan sekali.

Baca juga: Polisi Telisik Pembuang Mayat Bayi di Tasikmalaya

Sedangkan pasangan RF, DA merupakan mahasiswa Ciamis. Kini keduanya mengakui belum menjadi suami istri secara sah.

"RF mengakui telah melahirkan di dalam kamar mandi pada hari Jumat (9/4) pukul 21.30 WIB dan setelah melahirkan itu meninggal dunia. Akan tetapi, keesokan harinya bayi tersebut langsung dimasukan ke dalam kantong kresek hitam. Rencananya hendak dikuburkan namun tak sempat karena hujan," ujarnya.

Sebelumnya, warga Kampung Sukahurip, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, dikejutkan dengan ditemukannya kantong kresek hitam berisi sesosok mayat bayi yang sedang digigit oleh seekor anjing. Hal itu mengakibatkan bagian lutut hingga telapak kaki dimakan oleh hewana tersebut.

Kapolsek Cineam, Polres Tasikmalaya Kota, AKP Semiyono, mengatakan, bayi itu berjenis kelamin laki-laki dan saat ditemukan kondisi tubuhnya sudah meninggal dunia. Bayi itu meninggal sejak dua hari lalu karena bagian kakinya sudah tidak ada, diduga dimakan oleh anjing. Karena, saat ditemukan warga kondisinya di dalam kantong keresek hingga pemilik rumah memasukan ke dalam dus yang dibelinya.

"Kita sudah melakukan identifikasi dan mayat bayi tersebut akan diautopsi sebagai bahan untuk penyelidikan lebih lanjut dan sekarang ini masih belum menemukan titik terang, tapi anggota tetap akan mendata seluruh ibu hamil yang mana dalam waktu terakhir melahirkan dengan bantuan Camat dan Desa termasuk RT dan RW setempat," paparnya.(OL-5)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Kader PPP Miliki Kesempatan Sama Maju di Muswil Sumatra Utara

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 16 Mei 2021, 23:15 WIB
"Saya sudah berbicara dengan Ketum (Suharso Monoarfa) agar Sumut menjadi contoh muswil yang aman dan lancar, tidak ada calon titipan...
MI/Widjajadi

Stok Plasma Konvalesen Kosong, PMI Surakarta Ajak Donatur Berdonor

👤Widjajadi 🕔Minggu 16 Mei 2021, 19:19 WIB
PMI Kota Solo menyerukan para pendonor plasma konvalesen (PK) bisa aktif kembali, seiring habisnya stok plasma konvalesen per 15 Mei 2021....
Dok. Humas Pemkab Gowa

Pemkab Gowa Perketat Akses Masuk ke Wisata Alam Malino

👤Lina Herlina 🕔Minggu 16 Mei 2021, 19:15 WIB
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, upaya memperketat wisatawan yang masuk ini dalam rangka menghindari munculnya klaster baru...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Optimalkan Potensi Zakat, Ekonomi Bergerak

Berdasarkan data outlook zakat Indonesia pada 2021 yang dipublikasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya