Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH diminta menghentikan impor buah. Selain merugikan
petani lokal, hal inipun bertolak belakang dengan seruan Presiden Joko
Widodo terkait penggunaan barang lokal.
Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono, menyoroti impor buah tersebut. Hal ini mengakibatkan anjloknya buah lokal di pasaran.
Menurut dia, anjloknya ini disebabkan serbuan buah impor di pasaran
sehingga menghantam buah lokal seperti jeruk. "Akibatnya harga
terpengaruh mekanisme pasar. Suplai melimpah, harga tergerus turun. Hal
ini tentu menjadi perhatian dan harus diberikan solusi bagi petani
jeruk," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar tersebut, Selasa (13/4).
Ono menegaskan pihaknya menolak masuknya buah-buahan impor, salah
satunya jeruk. Dia pun mendesak pemerintah, dalam hal ini Kementerian
Pertanian untuk lebih fokus mengembangkan buah-buahan lokal yang bisa
bersaing dengan produk impor.
Ini penting agar membantu petani lokal dalam menjual hasil kebun mereka
di tatanan yang lebih tinggi. "Ditjen Hortikultura harus lebih fokus
mengembangkan keberadaan buah-buahan lokal. Sekarang buah impor sudah
sangat dominan, sehingga agak sulit kita temukan buah-buah lokal di
tempat-tempat penjualan buah," tegasnya.
Selain itu, dia pun mendesak Kementerian Perdagangan agar menghentikan
impor buah yang merugikan petani buah lokal dan mengatur tata niaga
terkait komoditas buah-buahan yang mendorong perlindungan bagi petani
buah lokal. Sehingga, menurutnya pemerintah harus selektif dalam
memberikan izin impor, utamanya buah-buahan.
"Harus ada pengaturan yang tepat agar petani lokal dapat tetap bersaing
di pasar nasional, bahkan bisa melakukan ekspor ke negara lain.
Perlindungan kepada petani buah lokal harus dilakukan," katanya.
Di saat yang sama, Ono juga memberikan instruksi kepada jajarannya untuk memberikan pendampingan dan advokasi kepada petani jeruk seperti di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. "Saya menyerukan agar PDI Perjuangan khususnya di KBB agar mendampingi petani. Jangan sampai biaya menanam atau perawatan lebih besar dari pada pendapatan, karena harga buah jeruk yang rendah," ujarnya. (N-3)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Buah umumnya memiliki rasa manis, asam, atau segar, serta kaya akan vitamin, mineral, serat, dan air yang penting bagi kesehatan tubuh.
Buah memiliki rasa manis, asam, atau segar, serta kaya akan air, vitamin, mineral, serat, dan zat gizi lain yang penting bagi kesehatan tubuh.
Penyakit hati merupakan masalah yang terus berkembang, dan kondisi ini dapat disembuhkan dengan pendekatan yang tepat.
Memperingati World Health Day 2025 Harris Puri Mansion mengadakan kegiatan sosial dengan membagikan buah-buahan segar kepada ibu hamil di Posyandu Dahlia 1.
PROGRAM Agroforestri di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim) pada lahan seluas 1.000 ha diimplementasikan sebagai strategi optimalisasi lahan tidur dan pencegahan kerusakan lingkungan.
Buah-buahan kaya vitamin C, misalnya stroberi dan jeruk ternyata dapat mencegah dan mengatasi kurang darah atau anemia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved