Selasa 13 April 2021, 20:45 WIB

Banjir Buah Impor Diprotes Anggota Dewan

Bayu Anggoro | Nusantara
Banjir Buah Impor Diprotes Anggota Dewan

MI/BAYU ANGGORO
Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono

 

PEMERINTAH diminta menghentikan impor buah. Selain merugikan
petani lokal, hal inipun bertolak belakang dengan seruan Presiden Joko
Widodo terkait penggunaan barang lokal.

Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono, menyoroti impor buah tersebut. Hal ini mengakibatkan anjloknya buah lokal di pasaran.

Menurut dia, anjloknya ini disebabkan serbuan buah impor di pasaran
sehingga menghantam buah lokal seperti jeruk. "Akibatnya harga
terpengaruh mekanisme pasar. Suplai melimpah, harga tergerus turun. Hal
ini tentu menjadi perhatian dan harus diberikan solusi bagi petani
jeruk," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar tersebut, Selasa (13/4).

Ono menegaskan pihaknya menolak masuknya buah-buahan impor, salah
satunya jeruk. Dia pun mendesak pemerintah, dalam hal ini Kementerian
Pertanian untuk lebih fokus mengembangkan buah-buahan lokal yang bisa
bersaing dengan produk impor.

Ini penting agar membantu petani lokal dalam menjual hasil kebun mereka
di tatanan yang lebih tinggi. "Ditjen Hortikultura harus lebih fokus
mengembangkan keberadaan buah-buahan lokal. Sekarang buah impor sudah
sangat dominan, sehingga agak sulit kita temukan buah-buah lokal di
tempat-tempat penjualan buah," tegasnya.

Selain itu, dia pun mendesak Kementerian Perdagangan agar menghentikan
impor buah yang merugikan petani buah lokal dan mengatur tata niaga
terkait komoditas buah-buahan yang mendorong perlindungan bagi petani
buah lokal. Sehingga, menurutnya pemerintah harus selektif dalam
memberikan izin impor, utamanya buah-buahan.

"Harus ada pengaturan yang tepat agar petani lokal dapat tetap bersaing
di pasar nasional, bahkan bisa melakukan ekspor ke negara lain.
Perlindungan kepada petani buah lokal harus dilakukan," katanya.

Di saat yang sama, Ono juga memberikan instruksi kepada jajarannya untuk memberikan pendampingan dan advokasi kepada petani jeruk seperti di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. "Saya menyerukan agar PDI Perjuangan khususnya di KBB agar mendampingi petani. Jangan sampai biaya menanam atau perawatan lebih besar dari pada pendapatan, karena harga buah jeruk yang rendah," ujarnya. (N-3)

Baca Juga

Antar

Warga Tanjung Pinang Diimbau Batasi Silaturahmi Lebaran

👤Ant 🕔Kamis 13 Mei 2021, 22:45 WIB
Jika ingin ke rumah kerabat, kata dia, warga harus tetap mematuhi protokol...
ANTARA

Objek Wisata di Situbondo Tutup Selama Libur Lebaran

👤Astri Novaria 🕔Kamis 13 Mei 2021, 22:09 WIB
Tempat wisata yang mulai ditutup itu, antara lain Wisata Bahari Pasir Putih, Kampung Kerapu, Talempong, Grand Patek, dan Pantai...
Antara

Pelabuhan Bakauheni akan Terapkan Skrining Tambahan

👤Yanti Nainggolan 🕔Kamis 13 Mei 2021, 18:32 WIB
Mengingat, Pelabuhan Bakauheni di Lampung merupakan perbatasan wilayah Jawa dan Sumatera. Skrining ganda juga tindak lanjut surat Satgas...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya