Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA saat ini warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Malang, Jawa Timur masih mengungsi di tenda darurat secara mandiri sembari menunggu realisasi bantuan dan kepastian tenda pengungsian dari Kemensos.
"Kami sudah mendirikan posko pengungsian, warga terdampak bencana sepakat tenda berada di dekat rumah," kata Kepala Desa Taman Asri, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Joko Widodo, Senin (12/4).
Sejauh ini korban terdampak gempa menempati tenda darurat di dekat rumah mereka. Pertimbangan warga minta tenda darurat di dekat rumah mereka selain lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari, warga masih perlu menyelamatkan barang-barang berharga yang bisa digunakan pascagempa bumi.
Joko Widodo mengungkapkan Menteri Sosial Tri Rismaharini sudah memberikan bantuan sembako dan lima tenda pengungsian.
"Hari ini, tenda dipasang oleh TNI dan relawan di lapangan Taman Asri. Semoga pagi ini clear dan bantuan cukup," kata Joko.
Di Desa Taman Asri sebanyak 285 rumah rusak. Warga mengungsi karena rumah mereka tidak layak huni. Sebanyak 54 rumah dirobohkan karena berbahaya bila tetap ditempati.
"Warga kita selamatkan dulu, bantuan kita salurkan. Adapun soal relokasi, teknisnya kita serahkan pemerintah," tuturnya.
Saat ini warga terdampak bencana membersihkan rumah masing-masing dibantu relawan tanggap bencana. Rumah warga yang rusak berat dirobohkan paksa lantaran berbahaya bila masih ditempati. Tembok bangunan rumah retak-retak sehingga rawan ambruk.
"Karena itu rumah dirobohkan dan penghuninya mengungsi," tegas petugas Satgana Malang, Agung Dwi.
Namun, warga kesulitan mengamankan perkakas rumah tangga dan pakaian karena belum ada penampungan khusus barang-barang mereka apalagi hujan masih mengguyur kawasan setempat. Selain itu, korban bencana di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang mengaku bantuan sembako belum merata.
"Pak RT sudah melakukan pendataan. Rumah saya rusak. Sekeluarga tidur di emperan rumah," kata warga Majang Tengah, Liyati.
baca juga: 8 Korban Meninggal Dampak Gempa Malang Terima Santunan Kematian
Sementara itu Bupati Malang Muhammad Sanusi mengatakan petugas gabungan terus melakukan penanganan pascagempa termasuk melanjutkan pendataan.
"Kegiatan terus pendataan jumlah korban dan kerusakan," kata Sanusi.
Pendataan oleh BPBD Kabupaten Malang sampai Minggu (11/4), tiga orang meninggal dunia dan 57 orang terluka. Sebanyak 1.751 rumah rusak, sebanyak 499 rumah di antaranya rusak berat, 409 rumah rusak sedang dan 845 rusak ringan. Kerusakan serupa pada 14 sekolahan, 9 fasilitas kesehatan dan 11 fasilitas umum.(OL-3)
Gempa dangkal M 4,9 guncang Konawe Kepulauan, Sultra, Kamis (26/3). Getaran terasa kuat hingga Kendari dan Konsel dipicu aktivitas Sesar Naik Tolo.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa Sumba tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB.
DUA bangunan rumah warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan rusak terdampak gempa 4,2 magnitudo, Minggu (15/3). Kedua bangunan itu berada di dua lokasi berbeda.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved