Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA hari keempat, anak-anak korban banjir Adonara yang berada di tempat pengungsian di Kabupaten Flores Timur, NTT tidur beralas terpal tanpa selimut.
Seperti di tempat pengungsian MAN Weiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.
Salah satu relawan, Mohammad Soleh Kadir saat ditemui mediaindonesia.com yang mengurus para pengungsian MAN Waiwerang, Kamis (8/4) mengatakan ada 54 KK dengan 170 jiwa ditampung di tempat pengungsian MAN Waiwerang ini.
Dari 170 jiwa itu ada sekitar 58 anak, empat bayi, dan 10 balita. Menurutnya sampai saat ini, sudah ada bantuan 22 kasur dari Kemensos yang diutamakan untuk bayi, lansia dan balita.
"Tadi baru kita dapat bantuan kasur dari Kemensos. Mereka kasih hanya 22 kasur saja. Kasur itu untuk 4 bayi, 10 balita dan sisanya untuk lansia. Sedangkan untuk anak-anak dan orang dewasa masih tidur di lantai dengan beralas terpal," ungkap dia.
"Mereka sudah empat malam tidur di sini. Banyak yang tidur di lantai
beralaskan terpal dan sampai saat ini tidak ada bantuan selimut bagi para pengungsi. Ini yang jadi masalah di pengungsian," tambahnya.
Untuk makanan minum, kata dia, masih ada bantuan warga dari sekitar
pengungsi ini terus memberikan nasi bungkus.
"Kalau untuk makan minum tidak ada masalah saat ini, " ujarnya.
Novita Palang, salah satu pengungsi banjir bandang Adonara ditemui
mediaindonesia.com, membenarkan ia bersama pengungsi lainnya termasuk ketiga anaknya tidur di terpal tanpa selimut.
"Tadi kita lihat bantuan kasur dari Mensos. Tetapi para relawan prioritas untuk bayi dan balita. Jadi kita tidak dapat karena sangat terbatas bantuan itu," ujar Novita.
baca juga: Bulog NTT Salurkan 20 Ton Beras untuk Dapur Umum
Kebutuhan saat ini, lanjut Novita adalah pakaian bersih karena ia hanya punya pakaian yang melekat di badan.
"Kan bencana itu kami lari hanya pakaian di badan. Selama kami berada ditempat pengusian ini juga dibantu satu potong baju oleh relawan di sini. Saat ini saya masih membutuhkan bantuan pakaian termasuk untuk ketiga anak saya, meski saya dan anak-anak tidur beralas terpal," pungkasnya. (OL-3)
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved