Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 2.970 rumah terendam banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 50-80 cm di Pasuruan, Jawa Timur, sejak Jumat (2/4) sore. Hal diakibatkan meluapnya tiga sungai, yakni Sungai Wrati, Sungai Patuk dan Sungai Kedung Larangan, setelah sebelumnya terjadi hujan deras.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengungkapkan dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, banjir berdampak pada 11.880 jiwa.
"Mereka tinggal di tiga wilayah kecamatan. Sebanyak 65 jiwa terpaksa mengungsi di rumah ibadah dan gedung sekolah atas peristiwa tersebut," ujar Raditya dalam keterangan resmi, Sabtu (3/4).
Baca juga: BMKG Deteksi Dua Bibit Siklon Tropis, Ini Dampak bagi Indonesia
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Desa Gempol, Jalan Raya Gempol (Viaduk) dan Desa Ngasem di Kecamatan Gempol. Kemudian, Desa Kedung Ringin, Desa Pagak dan Desa Cangkring Malang di Kecamatan Beji. Selanjutnya, Desa Kalianyar, Desa Tambakan dan Desa Kalirejo di Kecamatan Bangil.
Menurut laporan per Sabtu (3/4), banjir berangsur-angsur surut dan pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. "Adapun genangan air dengan TMA 20-50 cm masih terpantau di beberapa titik. Total rumah yang masih terendam meliputi 1.350 unit di Kecamatan Beji dan 700 unit di Kecamatan Gempol," imbuh Raditya.
Baca juga: Trauma Bandang Kian Berkepanjangan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi peringatan cuaca terkait adanya dua bibit Siklon Tropis 90S dan 99S, yang cenderung menguat dalam 24 jam ke depan, dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia.
Kendati diperkirakan semakin menjauhi, secara tidak langsung keberadaan bibit siklon dapat berpotensi memicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi, dalam periode sepekan mendatang di sebagian wilayah Indonesia.(OL-11)
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
KAI Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, terus melakukan upaya percepatan normalisasi jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan-Sragi tepatnya di KM 88.
Dinas Bina Marga sebenarnya sudah mengenal dan mulai menggunakan material beton porus maupun aspal porus yang memiliki kemampuan menyerap air.
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta melaporkan adanya genangan banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Kamis (22/1) pagi.
Kondisi lingkungan yang lembap dan air yang menggenang dapat menjadi media penghantar arus listrik dari instalasi yang tidak terlindungi.
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved