Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI mulai larut malam, namun sebagian besar warga sejumlah desa di Kecamatan Hantakan memilih berjaga-jaga di depan rumah mereka. Hujan deras yang tak kunjung reda sejak pagi hari dan merebaknya informasi tentang permukaan sungai yang semakin meninggi membuat warga desa waspada.
Terlebih beberapa jembatan darurat penghubung antardesa untuk kesekian kalinya kembali terputus diterjang deras arus sungai Labuan Amas. Jembatan darurat terbuat dari bambu penghubung Desa Alat dan Desa Alat Seberang terputus. Demikian juga jembatan penghubung Desa Waki dan Desa Hantakan hancur diterjang arus sungai.
Sebagian pemuda desa terus memantau kondisi peningkatan permukaan sungai yang diperkirakan mencapai lebih satu meter ini.
"Jembatan penghubung desa Alat ini sudah delapan kali dibangun warga dan kini kembali terputus," ujar warga Desa Alat, Kasman.
Bagi warga desa yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai, kondisi cuaca buruk ini membuat mereka khawatir akan terjadi bencana banjir susulan. Banjir bandang yang menimbulkan dampak kerusakan sangat parah ini membuat trauma warga berkepanjangan. Setiap hujan deras warga tidak bisa tidur nyenyak karena takut banjir akan kembali terjadi.
"Warga begitu terpukul dan trauma dengan bencana banjir bandang kemarin. Di Desa Waki ada lebih seribu warga terdampak bencana banjir dan puluhan keluarga kehilangan rumah mereka," ungkap Sekretaris Desa Waki Toto Martoni.
Baca juga: Banjir Bandang, Korban Jiwa Berjatuhan
Desa Waki merupakan salah satu desa terparah dihantam banjir bandang. Data BPBD Hulu Sungai Tengah mencatat banjir dan longsor pada Januari di wilayah tersebut melanda 96 desa di 10 kecamatan, dengan 10 orang tewas dan 22 ribu warga terdampak bencana. Di Kecamatan Hantakan banjir melanda 8 desa di kawasan Pegunungan Meratus.
Sementara hujan yang terus mengguyur sebagian besar wilayah Kalsel membuat sungai-sungai meluap dan kembali merendam sejumlah wilayah. Beberapa daerah seperti Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sebagian Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan dan Banjar kembali terendam banjir meski tidak separah banjir besar awal tahun kemarin.
"Curah hujan tinggi membuat beberapa wilayah dataran rendah kembali terendam banjir," tutur Kepala BPBD Hulu Sungai Tengah Budi Haryanto.
Trauma bencana juga dirasakan masyarakat yang bermukim sepanjang DAS Barito di Kalsel. Hingga kini banyak warga yang belum bisa kembali ke permukiman mereka karena rumah dan lahan pertanian sumber mata pencaharian mereka masih terendam banjir.(OL-5)
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
Selain kebutuhan primer, salah satu yang juga dibutuhkan warga Aceh Tamiang adalah bantuan untuk memperbaiki kendaraan yang rusak akibat banjir.
BANJIR lumpur dan galodo yang kembali melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatra Barat, tidak mengalihkan perhatian warga pesisir dari ancaman bencana lain yang tak kalah berbahaya.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved