Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 juga memukul usaha kopi tradisional di Temanggung, Jawa Tengah. Selama pandemi berlangsung hingga sekarang penjualannya berkurang hingga 50 persen lebih.
Kopi tradisional merupakan kopi yang diolah secara tradisional. Yakni diroasting secara manual, tidak menggunakan mesin roasting. Melainkan disangrai menggunakan wajan dari gerabah dan bahan bakar kayu keras dengan pemanasan lebih dari 200 derajat. Kopi juga diseduh secara tradisional seperti kopi tubruk.
Sapto San,53, salah seorang produsen kopi tradisional di daerah Nampirejo, Kecamatan/Kabupaten Temanggung, mengatakan kendati sudah berupaya memasarkan kopinya secara online melalui media sosial, namin penjualannya tidak kunjung membaik. Orderan kopi yang datang padanya turun lebih dari 50persen.
"Sekarang pandemi pengaruhnya dahsyat pada usaha kopi tradisional. Orderan berkurang lebih dari 50 persen, terutama semenjak Bulan Januari tahun ini. Padahal sudah kami pasarkan secara online lewat whatsapp, facebook, dan instagram," tutur Sapto San di Temanggung, Rabu (24/3).
Sapto mengelola usaha kopi bersama istrinya Widati,47. Pertama produksi sekitar tahun 2017 dengan niat melestarikan budaya kopi tradisional. Ia mencoba memproduksi dua kilogram kopi robusta hasil panen dari kebunnya seluas 2000 meter persegi. Ketika itu kopinya masih dikemas sederhana dengan bungkus plastik biasa. Ia memulainya dengan berjualan di pinggir jalan Dusun Titang, Desa Nampirejo.
Seiring berjalannya waktu, kopi buatancmakin banyak diminati. Harga jual kopinya dikisaran Rp 15 ribu hingga Rp30 ribu per ons untuk robusta jenis lanang dan wine robusta.
"Sebelum pandemi orderan terus ada, sehari rata-rata 3 kg. Permintaan kopi banyak datang dari Jakarta, Palembang dan Kalimantan. Tapi sekarang sepi," katanya.
baca juga: Mempertahankan Hulu Hilir Kopi Nusantara di Sketsa Kopi
Keistimewaan kopi tradisional produksinya, dijelaskan Sapto San, ada sedikit aroma gosong terpanggang api, dan rasanya kebih mantap. Kopinya juga digrinder lebih halus dengan ukuran tipis mencapau 0,5 milimeter, sehingga kopi mengendap dalam air.
"Kebanyakan peminatnya adalah orang yang rindu rasa kopi tradisional. Sehingga pangsa pasarnya orang yang ingin bernostalgia dengan kopi tradisional," pungkasnya. (OL-3)
NASARI Digital (Nadi) menerapkan standar internasional pengelolaan keamanan informasi, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data pada layanan koperasi dan UMKM berbasis digital.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Pengelolaan logistik masih menjadi beban biaya dan operasional bagi banyak pelaku UMKM, khususnya yang sedang berupaya memperluas pasar.
PEMERINTAH Kota Palu, Sulawesi Tengah, menargetkan pembentukan 46 Koperasi Merah Putih rampung pada tahun ini. Target tersebut disesuaikan dengan jumlah kelurahan yang ada.
Sepanjang 2025, perusahaan fintech lending AdaKami menyalurkan dukungan kepada delapan UMKM dari berbagai sektor melalui program Usaha Bareng AdaKami.
Program LAKSMI sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
Penelitian terbaru mengungkap manfaat kopi yang jauh lebih luas, termasuk potensi sebagai agen antidiabetes.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Meningkatnya konsumsi kopi dunia mendorong negara-negara produsen untuk semakin agresif memperkenalkan karakter kopi mereka ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved