Selasa 23 Maret 2021, 16:14 WIB

Angka Stunting di Kabupaten Kupang Turun 9,2%

Palce Amalo | Nusantara
Angka Stunting di Kabupaten Kupang Turun 9,2%

DOK MI
Ilustrasi stunting

 

SEJAK pandemi covid-19, angka stunting di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur menurun sebesar 9.2% yakni dari 35% pada 2019 menjadi 25,8% pada 2020. Di tingkat provinsi, angka stunting menurun 2,2% dari 30,1% menjadi 27,9%.

Penurunan angka stunting ini tidak terlepas dari program Generasi Bebas Stunting melalui Nutrisi Edukasi Keluarga Menuju Sehat (Gasing Nekamese) yang digelar Danone Indonesia pada pertengahan 2020.

"Banyak hal yang menyebabkan terjadinya stunting pada anak, seperti kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang dan pendekatan edukasi nutrisi dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), akses terhadap makanan bernutrisi seimbang, pola asuh yang kurang memadai, akses air bersih, dan sanitasi lingkungan," jelas Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto, Selasa (23/3).

Program Gasing Nekamese difokuskan di empat desa di Kabupaten Kupang yang merupakan desa-desa dengan angka stunting terbanyak di wilayah itu. Kupang, Timor Tengah Selatan dan Timor Tengah Utara merupakan tiga kabupaten dengan angka stunting terbanyak di NTT.

Menurut Vera, saat ini terjadi peningkatkan keberagaman jenis makanan dan penurunan konsumsi makanan yang tidak bergizi pada anak, serta secara umum, keluarga memiliki pengetahuan melakukan diversifikasi jenis makanan bergizi bagi keluarga mereka.

"Terjadi peningkatan atau perubahan status gizi anak, berkurangnya jumlah prevalensi gizi buruk pada anak dan terjadi peningkatan kesehatan status gizi ibu hamil yaitu dengan berkurangnya jumlah ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK)," ujarnya.

Selama 2020, dibangun 14 kebun gizi keluarga komunal, 98 kebun gizi  individu, 149 bedeng sayur dan 14.850 olah lubang sayur mengunakan
sistem irigasi tetes. Sebagai sumber protein, juga dibangun sembilan
kolam ikan yang dimanfaatkan oleh 40 Keluarga, serta kampanya pola hidup  bersih dan sehat.

Di sisi lain, Program Gasing Nekames tahap II diluncurkan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi secara virtual, Selasa (23/3). "Program yang diinisiasi Danone Indonesia ini bertujuan untuk pencegahan stunting di Nusa Tenggara Timur dengan menargetkan pada peningkatan kesehatan dan kapasitas masyarakat dengan pendekatan edukasi nutrisi dan PHBS," kata Vera. (OL-15)

Baca Juga

Antara

BNPB: Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban Akibat Gempa Nias

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 15:10 WIB
Masyarakat diminta menghindari bangunan retak atau rusak akibat guncangan gempa di wilayah Nias. Serta, memperhatikan informasi resmi...
MI/Apul Iskandar

Forum DAS: Alih Fungsi, Penebangan Hutan Penyebab Banjir Parapat

👤Apul √Ćskandar 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 13:21 WIB
Pemerintah harus dengan segera mencari solusi agar banjir bandang tidak terjadi...
MI/Martinus Solo

Kabupaten Sorong Raih Opini WTP 8 Kali

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 13:10 WIB
Bupati Sorong Johny Kamuru mengatakan hasil pencapaian opini WTP merupakan kerja sama yang bagus di bidang keuangan dari semua organisasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya