Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengapresiasi beragam prestasi yang diraih PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) di saat perusahaan perkebunan milik negara tersebut memasuki usia perak, 25 tahun. Di tengah Pandemi, PTPN V mampu terus bertahan dan justru membukukan pendapatan total hingga Rp5,3 triliun dengan laba bersih Rp406 miliar.
"Selamat ulang tahun PTPN V yang ke-25. Saya berharap PTPN V semakin bagus, produktif, dan kompetitif. Kinerja PTPN V akhir-akhir ini sangat bagus, dan saya sangat bangga sekali mendengarnya," kata Sofyan dalam sambutannya secara virtual saat perayaan HUT PTPN V ke-25 di Kota Pekanbaru, kemarin
(15/3).
Memasuki usia seperempat abad ini, PTPN V berhasil mencatatkan beragam kinerja positif. Baru-baru ini, PTPN V berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus dari Holding Perkebunan Nusantara. Unit kebun sawit Sei Intan PTPN V di Rokan Hulu, berhasil menjadi kebun sawit terbaik di antara kebun-kebun sawit yang ada di Perusahaan Perkebunan Negara lingkup Holding Perkebunan Nusantara.
Selain penghargaan perkebunan sawit terbaik nasional se-Holding Perkebunan Nusantara, unit kebun Tamora PTPN V juga berhasil mendapat predikat kebun sawit terbaik lima nasional. Penghargaan itu semakin lengkap ketika pabrik kelapa sawit (PKS) Tandun PTPN V juga terpilih sebagai terbaik ke-II secara nasional.
Sofyan Djalil meyakini, memasuki usia perak, PTPN V akan mampu bertranformasi menjadi perusahaan perkebunan sawit yang terbaik di Indonesia. Meski begitu, ia meyakini di bawah manajemen yang hebat dan berkomitmen untuk bekerja keras, maka akan menjadi landasan untuk mewujudkannya.
"PTPN V memiliki pengalaman yang panjang dalam mengelola perkebunan. Dengan manajemen yang bagus, dengan komitmen yang kuat, kita bisa jadi perkebunan yang unggul dan bisa menyaingi perusahaan perkebunan terbaik di Indonesia," ujarnya.
Senada dengan Menteri ATR/BPN, Wakil Menteri BUMN, Pahala Nugraha Mansury, menambahkan langkah transformasi secara konsisten, pengembangan sumber daya manusia, dan budaya kerja positif harus terus dilaksanakan PTPN di tahun mendatang.
Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko K Santosa menjelaskan usia 25 tahun menjadi siklus penting untuk menentukan arah perusahaan ke depan. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran karyawan perusahaan yang terus bekerja keras hingga berhasil meraih beragam prestasi tersebut.
"Selamat untuk Kebun Sei Intan, Kebun Tamora dan PKS Tandun atas prestasi yang diraih. Terima kasih saudara-saudaraku tercinta, atas segala upaya, segala niat baik dan segala bukti nyata. Hari ini kita genap berusia 25 tahun. Salah satu tahapan yang menentukan dalam siklus hidup kita. Menjadi salah satu titik penentuan akan kemana kita," jelasnya.
Di luar penghargaan itu, Jatmiko mengatakan saat ini PTPN V telah berada di jalur yang tepat untuk terus mengukir beragam prestasi dan menjadi perusahaan perkebunan terbaik di Indonesia. Sepanjang 2020 lalu, ia memaparkan PTPN V berhasil meraih pendapatan tertinggi sepanjang 12 tahun terakhir. Di tengah terpaan pandemi, PTPN V mampu terus bertahan dan justru membukukan pendapatan total hingga Rp5,3 triliun dengan laba bersih Rp406 miliar.
"Kita bersyukur dari segi finansial berhasil membukukan laba tertinggi sepanjang 12 tahun terakhir. Laba itu diraih di saat (biaya) sumber daya manusia mengalami peningkatan mencapai 47 persen dibanding 12 tahun lalu," ujar Jatmiko yang juga Ketua Gapki Riau.
Pencapaian keuangan tersebut tidak terlepas dari produktivitas perusahaan yang juga mencatatkan rekor tertinggi sepanjang perusahaan berdiri atau sejak 11 Maret 1996 silam. Ia mengatakan, produktivitas tandan buah segar (TBS) sawit mencapai 23,87 ton per hektare per tahun atau meningkat 0,81 persen dibanding tahun sebelumnya.
baca juga: Masuk Obyek Wisata Guci di Tegal Sekarang Bisa Bayar Nontunai
Sementara Komisaris Utama PTPN V, Amrizal mengapresiasi seluruh kinerja positif yang diraih PTPN V saat memasuki usia yang ke-25 tahun ini. Ia mengatakan PTPN V berhasil melampaui seluruh target yang ditetapkan oleh pemegang saham.
Untuk itu, pada 2021 ini, ia yakin dengan kerjasama, integritas, dan kebersamaan yang terus dijaga, maka setiap target yang ditetapkan pemegang saham akan terjawab.
"Tahun ini kita mendapatkan target dan menjadi tantangan berat. Tapi saya yakin dan percaya ini bisa kita capai dengan kerjasama baik, dukungan semua jajaran, apalagi beberapa kali dewan komisaris berkunjung ke lapangan, kami melihat potensi perbaikan masih begitu besar," kata Amrizal.(OL-3)
Kebijakan tersebut dirancang agar pertambangan rakyat benar-benar menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tidak dikuasai pemodal besar.
BBKSDA Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan harimau sumatra di area tambang minyak bumi PT Bumi Siak Pusako (BSP), Siak, Riau.
Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP Kilometer 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
SEORANG warga bernama Zulfikar mengaku bertemu harimau Sumatra di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
TIM SAR gabungan akhirnya dapat menemukan seorang bocah yang menjadi korban tenggelam di Sungai Ngaso, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
ADA dilema kelembagaan bank tanah dalam mewujudkan keadilan sosial agraria di tengah gencarnya arus investasi.
Transformasi digital di sektor perkebunan nasional mendapat dorongan baru melalui kolaborasi antara Subholding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo, dan Fakultas Vokasi USU.
Upaya tegas pemerintah dalam memberantas mafia sawit dan menata ulang tata kelola sumber daya alam (SDA) dinilai sebagai langkah strategis dan berani.
PEMERINTAH menggelontorkan anggaran sebesar Rp9,95 triliun atau hampir Rp10 triliun untuk mencapai hilirisasi sektor perkebunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved