Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA Group Peduli terus melanjutkan pembangunan huntara atau perbaikan rumah korban terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat. Pembangunan yang dilakukan saat ini merupakan donasi dari BenihBaik.com bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia atau AAJI.
Salah satu penerima manfaat di Desa Botteng Utara, Mujar mengakui bantuan dari Media Group Peduli yang diberikan sangat membantu mereka untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Rumah mereka yang rusak berat akibat gempa, kini sudah diperbaiki dan dihuni. Warga pun bisa beraktivitas kembali.
"Sangat bersyukur sekali. Kami berterima kasih. Sejak gempa terjadi kami tidak bisa lagi tidur di rumah. Kami harus mengungsi dan tidur di bawah terpal, karena rumah kami hancur. Tapi Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari Media Group Peduli, kami sudah pulang ke rumah dan bisa tinggal lagi di rumah," kata Mujar, Senin (15/3).
Hingga kini, Media Group Peduli turut membantu upaya pemulihan korban gempa di Sulawesi Barat. Upaya pemulihan melalui pembangunan hunian sementara atau perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa, telah memasuki tahap ke empat.
Media Group Peduli telah menyalurkan logistik bahan bangunan berupa atap dan dinding serta kebutuhan lainnya. Material tersebut didistribusikan ke Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.
Sebelumnya, Media Group Peduli telah mendampingi warga membangun huntara dan memperbaiki rumah mereka yang dikerjakan secara gotong-royong. Huntara dan perbaikan rumah tersebut dibangun di sejumlah lokasi terdampak gempa di Sulawesi Barat.
baca juga: Media Group Kembalikan Pengungsi Sulbar ke Rumahnya
Sejak tahap pertama hingga tahap ke tiga, Media Group Peduli bersama masyarakat terdampak gempa telah membangun 102 hunian, dari donasi yang diberikan BenihBaik.com dan Sido Muncul. Di antaranya 37 berada di Kecamatan Simboro dan Tapalang, di Kabupaten Mamuju, serta 65 hunian di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. (OL-3)
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Ilmuwan Kyoto University temukan mekanisme unik bagaimana aktivitas matahari memengaruhi kerak bumi melalui ionosfer. Mungkinkah badai matahari memicu gempa?
Menurutnya, data tersebut diperlukan sebagai bahan laporan pemerintah kepada Presiden mengenai perkembangan penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.
Pembangunan huntara di Desa Tunyang, Kabupaten Bener Meriah, Aceh,dipercepat.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
MENTERI Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, memastikan warga terdampak bencana tanah bergerak di Tegal, Jawa Tengah, akan menempati hunian sementara (Huntara) sebelum Lebaran.
Ibas mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap agar pengungsi tidak terlalu lama berada di tenda darurat.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved