Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Mahasiswa USK Desak Keluarga Mantan Dosen Segera Keluar Dari Rumah

Amiruddin Abdullah Reubee
08/3/2021 08:25
Mahasiswa USK Desak Keluarga Mantan Dosen Segera Keluar Dari Rumah
Gedung biro rektorat Universitas Syiah Kuala (USK) Darussalam Banda Aceh.(Mi/Amiruddin Abdullah Reubee)

HINGGA saat ini keluarga mantan dosen yang masih menempati rumah dinas di Koplema (Kota Pelajar/Mahasiswa) Universitas Syah Kuala (USK) Banda Aceh belum juga pindah. Padahal lokasi rumah dinas akan dibangun gedung Fakultas Ilmu Pendidikan dan Fakultas Hukum. Sejumlah mahasiswa USK menyayangkan sikap keluarga mantan dosen yang tidak mau keluar dari rumah dinas tersebut.

Zulfahmi mahasiswa semester VIII Fakultas Hukum Iternasional USK menyayangkan sikap keluarga mantan dosen yang tidak mau keluar dari rumah dinas.  Saat ini para mahasiswa harus kuliah di gedung lama. Ruang kuliah cukup sempit sehingga saat kuliah berbarengan harus disiasati agar semua bisa kuliah.

"Kalau jadwal kuliah paradok, kami harus menyiasati ruang kuliah alternatif. Soal akreditasi Fakultas Hukum sudah lama A, tapi kualitas gedungnya seperti C," kata Zulfahmi, Minggu (7/3).

Hal senada juga diungkapkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum lainnya, Fikri Farokhi. Menurutnya pembangunan gedung baru dalam rangka perluasan kampus berguna untuk pendidikan  tinggi di Aceh.  USK menjadi kampus kebanggaan masyarakat Aceh. 

"Mengapa mereka suka berkelit atau mencari pembenaran yang tidak logis hanya karena takut keluar dari rumah dinas. Siapa rela melihat generasi yang sedang kuliah kalang kabut karena krisis ruang belajar. Kalau apa yang dipertahankan ini benar mengapa tidak melakukan pembuktian hukum. Ruang musyawarah atau penyelesaian secara hukum terbuka untuk siapa saja," kata Fikri. 

baca juga: Mantan Dosen Ogah Keluar Dari Rumah Dinas

Selain Fakultas Hukum, pembangunan gedung untuk FKIP juga mendesak dilakukan. Saat ini mahasiswa FKIP PGSD USK belajar di bekas Sekolah Guru Olah Raga di Lampeuneurut, Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar. Lokasinya jauh dari kampus USK di Banda Aceh.  

Para mahasiswa FKIP berharap para keluarga mantan dosen segera keluar dari rumah dinas. Sebab bila kuliah di kampus SGO Aceh Besar, mahasiswa harus menempuh 30 menit perjalanan dengan sepeda motor. Bila naik ojek menghabiskan ongkor Rp40 ribu pulang pergi. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya