Sabtu 06 Maret 2021, 20:30 WIB

Khofifah Dukung Peningkatan Produktivitas UMKM Lamongan

Ahmad Yakub | Nusantara
Khofifah Dukung Peningkatan Produktivitas UMKM Lamongan

MI/Ahmad Yakub
GubernuKhofifah Indar Parawansa mengunjungi sentra UMKM Lamongan

 

GUBeRNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa mendukung Pemkab Lamongan untuk meningkatkan produksivitas usaha mkro Kecil dan menengah (UMKM) meski ditengah pandemi. Ini agar sektor usaha kecil tersebut lebih dikenal hingga mancanegara. 

Hal itu disampaikan Khofifah saat mengunjungi UMKM kerajinan tangan yang berada di Jalan Sunan Kalijaga Lamongan, Sabtu (6/3) siang. 

Khofifah juga memberikan sejumlah solusi terhadap produktifitas UMKM agar tetap berjalan di tengah pandemi. Menurut Gubernur, melalui UMKM Virtual Expo yang inisiasi Bank Indonesia, pelaku UMKM dapat mengakses PASAR lebih luas dan lebih produktif. Dengan demikian sektor UMKM mampu memberikan peningkatan pendapatan di tengah pandemi covid 19. 

"Saya sarankan para pelaku UMKM untuk mengikuti pameran ini. Dalam satu tahun bisa dua kali. Setelah ini bisa di identifikasi apa saja produk-produk Lamongan yang bisa diikutkan," ujar Khofifah. 

UMKM Virtual Expo, kata dia, merupakan terobosan baru dalam membangun akses pasar bagi seluruh produk UMKM dari Jatim ke pasar luar negeri. Pasar UMKM juga akan terbantu dengan membuka pintu dan ruang baru dalam memasarkan hasil produksinya. 

"Pak Bupati mengutus siapa begitu, perwakilan ke sana untuk nantinya produk-produk UMKM ini bisa ikut pameran BI. Bisa sampai luar negeri. Nanti BI yang akan mencarikan pasarnya," terang Khofifah. 

Baca juga : Kebakaran Pasar Dua Kali, Bupati Manggarai Barat Geram

Menurut Khofifah, selama ini UMKM tidak mengetahui jalan menuju pasar global ini. Oleh karenanya peran BI daerah Provinsi Jatim melalui UMKM Virtual Ecpo bisa membangun akses diaspora Indonesia di luar negeri. 

"Semua produk, seperti souvenir dari daerah agar dapat dikembangkan lewat BI. Nanti BI yg akan mecarikan sendiri ke arah mana barang itu akan dipasarkan," Imbuhnya. 

Gubernur juga mengapresiasi potensi UMKM yang sangat besar yang dimiliki Lamongan. 

"Lamongan memiliki sentra kerajinan berupa kain tenun di kecamatan Maduran. Usaha yang sudah merambah ke berbagai daerah hingga pasar Timur Tengah ini tak membutuhkan banyak proses bahkan masih menggunakan peralatan tradisional,"ungkap Khofifah. 

Namun demikian, peluang besar ini harus selaras dengan progres pemasarannya. 

"Rupanya kain songket, tenun saya hampir 70 persen produk Lamongan. tapi belinya malah tidak di Lamongan. Nah peluang besar disini. Sehingga ketika kita berbicara UMKM harus ada marketnya," paparnya.(OL-7)

Baca Juga

MI/Heri Susetyo

Ribuan KTP Pelanggar Prokes Menumpuk di Kejari Sidoarjo

👤Heri Susetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 07:57 WIB
Sebanyak 4.900 KTP warga yang terjaring razia protokol kesehatan (prokes) menumpuk di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo karena tidak...
MI/Dok penjabat bupati Sabu Raijua

Terseret Badai Hingga Samudera Hindia, Dua Nelayan Selamat

👤Palce Amalo 🕔Selasa 13 April 2021, 07:45 WIB
Dua nelayan Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) terseret badai hingga Samudera Hindia, selamat atas bantuan sebuah pesawat...
MI/Gabriel Langga

Polemik Rekening Bupati Flotim untuk Donasi Bencana Adonara

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 13 April 2021, 07:28 WIB
Bupati Flotim Anton Hadjon beralasan membuka renenging atas nama pribadi untuk membantu korban bencana untuk menampung dana bantuan dari...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya