Sabtu 06 Maret 2021, 01:30 WIB

Bupati Brebes Dorong Maksimalkan Pengelolaan Sampah

Supardji Rasban | Nusantara
Bupati Brebes Dorong Maksimalkan Pengelolaan Sampah

MI/Supardji Rasban
Bupati Brebes Idza Priyanti (berhijab) saat bersih-bersih sampah di bantaran Sungai Kaligangsa Wetan, Jumat (5/3).

 

PERMASALAHAN sampah di Kabupapten Brebes harus terus ditangani secara berkelanjutan. Terlebih di masa pandemi Covid-19 produksi sampah rumah tangga meningkat. Untuk mengatasi hal tersebut perlu memaksimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Bank Sampah yang ada di setiap desa.

Hal itu disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat bersih-bersih sampah di bantaran Sungai Kaligangsa Wetan dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Jumat (5/3). "Secara bergotong royong, kami bersama TNI/Polri juga masyarakat setempat melakukan bersih bersih sampah di area bantaran sungai," ujar Idza.

Bupati menyebut, dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk peduli, sehingga ke depan tidak ada lagi sampah yang berserakan karena sangat
berbahaya bagi lingkungan sekitar. "Kami mendorong agar soal sampah dikelola dengan baik, anggaranya dari APBD juga melalui Dana Desa dapat digunakan untuk pembiayaan usaha pengelolaan dan pengolahan sampah setiap desa," terang Idza.

Idza menuturkan, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes kepada camat maupun kepala desa untuk melakukan sosialisasi tentang sampah di tingkat rumah tangga. "Dengan melakukan pemilahan sampah organik dan nonorganik, dan bisa memanfaatkan sampah tersebut menjadi nilai tambah ekonomi masyarakat," kata Bupati.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes Budhi Darmawan menyampaikan, produksi sampah di Kabupaten Brebes dalam satu hari mencapai 150 ton. "Bisa kita bayangkan kalau dikalikan dalam setahun. Ini menjadikan darurat sampah skala nasional termasuk Kabupaten Brebes," ujar Budi.

Kata Budi, penanganan darurat sampah bisa diawali dengan kesadaran masyarakat. "Sampah dari rumah tangga sampai ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) merupakan kewajiban masyarakat sedangkan dari TPS ke TPA kewajiban Pemkab," jelas Budi. (OL-15)

Baca Juga

DOK MI

Calon Kades Di Garut Wajib Jalani Tes Narkotika

👤Kristiadi 🕔Kamis 15 April 2021, 01:34 WIB
BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut, Jawa Barat melakukan tes urine kepada para bakal calon kepala desa. Ditargetkan tes...
Dok Media Indonesia

Permintaan Ikan Air Tawar dari Danau Maninjau Meningkat 5 Ton

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 23:48 WIB
Ikan jenis nila dan mas itu dipasarkan ke pasar tradisional di Sumbar, Jambi, Riau dan...
Antara

TWC Gelar Vaksinasi bagi Pelaku Wisata di Candi Borobudur

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 14 April 2021, 23:45 WIB
"Harapannya nanti siap untuk menyambut datangnya wisatawan serta ikut menciptakan ekosistem wisata yang aman dan nyaman untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya