Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Banyumas bakal memperketat kembali proses peribadatan dan pasar. Hal ini berdasarkan laporan-laporan yang masuk, ada kelonggaran dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Bahkan, kini muncul klaster ziarah keagamaan dengan enam warga positif dan harus menjalani isolasi mandiri di Baturraden.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan dari laporan-laporan yang masuk ada kecenderungan mengenai mulai longgarnya prokes di dua lokasi yakni tempat ibadah dan pasar.
"Oleh karena itu, kami meminta kepada petugas terkait untuk kembali menyosialisasikan prokes dan kembali diperketat karena memang pandemi belum selesai," kata Bupati Achmad saat rapat koordinasi penanggulangan covid-19 di Banyumas, Senin (1/3).
Achmad pun menyebut ada laporan soal warga yang tetap nekat berziarah dan begitu dilakukan tes swab, beberapa di antaranya mendapat hasil positif.
"Kami sudah meminta agar dibatalkan, tetapi mereka nekat saja. Ternyata benar, setelah pulang ada yang positif covid-19. Selain itu, laporan lainnya adalah pedagang pasar yang terlihat mulai tidak mengenakan masker. Ini juga harus didekati dan diberikan edukasi untuk terus menjaga prokes," ungkapnya.
Baca juga: Presiden Pimpin Upacara Ziarah Nasional
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto menambahkan warga yang pergi ziarah berasal dari Kebasen. Mereka melakukan ziarah sampai ke Jatim.
"Jadi, begitu pulang, kami mengambil kebijakan untuk langsung tes swab. Hasilnya, ada 6 warga yang positif. Semalam, kami jemput dan diisolasi di Baturraden. Kami sebetulnya telah memberi imbauan kepada mereka," tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Yunianto mengatakan pihaknya bersama dengan TNI dan Polri terus melakukan pengawasan di pasar-pasar terhadap para pedagang.
"Namun demikian, kami siap untuk memperketat kembali pemantauan dan pengawasan, sehingga para pedagang akan lebih disiplin dalam menjaga prokes," ucap Yunianto.(OL-5)
Pada tahap awal, bantuan disalurkan melalui program Kemenag Peduli berupa dukungan dana
Baznas kembali meluncurkan program Masjid dan Musala Bersih, Segar, dan Rapi (Berseri) dalam rangka menyambut Ramadan 1447 H/2026 M.
Harapannya Pemerintah Daerah dapat memberikan apresiasi nyata bagi pengelola rumah ibadah yang berhasil memberikan dampak sosial luas bagi warga sekitarnya.
Dirjen Polpum Kemendagri, Akmal Malik mendorong agar rumah ibadah di Indonesia tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
Ledakan bom bunuh diri di rumah ibadah Syiah Islamabad, Pakistan, menewaskan 31 orang dan melukai 169 lainnya. Operasi penyelamatan berlangsung darurat.
Ramadan 1447 H, PP GP Ansor bergerak membantu pemulihan warga Aceh pasca-bencana. Sebanyak 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) diterjunkan.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Penyaluran ini ditujukan untuk memperkuat ketersediaan stok minyak goreng rakyat sekaligus menjaga keterjangkauan harga di pasaran, terutama menjelang bulan Ramadan.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan empati atas situasi nasional yang saat ini tengah menghadapi serangkaian musibah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved