Senin 01 Maret 2021, 15:35 WIB

Muncul Klaster Ziarah, Banyumas Perketat Lagi Peribadatan & Pasar

Lilik Dharmawan | Nusantara
Muncul Klaster Ziarah, Banyumas Perketat Lagi Peribadatan & Pasar

ANTARA FOTO/Moch Asim
Ilustrasi operasi yustisi protokol kesehatan

 

PEMERINTAH Kabupaten Banyumas bakal memperketat kembali proses peribadatan dan pasar. Hal ini berdasarkan laporan-laporan yang masuk, ada kelonggaran dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Bahkan, kini muncul klaster ziarah keagamaan dengan enam warga positif dan harus menjalani isolasi mandiri di Baturraden.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan dari laporan-laporan yang masuk ada kecenderungan mengenai mulai longgarnya prokes di dua lokasi yakni tempat ibadah dan pasar.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada petugas terkait untuk kembali menyosialisasikan prokes dan kembali diperketat karena memang pandemi belum selesai," kata Bupati Achmad saat rapat koordinasi penanggulangan covid-19 di Banyumas, Senin (1/3).

Achmad pun menyebut ada laporan soal warga yang tetap nekat berziarah dan begitu dilakukan tes swab, beberapa di antaranya mendapat hasil positif.

"Kami sudah meminta agar dibatalkan, tetapi mereka nekat saja. Ternyata benar, setelah pulang ada yang positif covid-19. Selain itu, laporan lainnya adalah pedagang pasar yang terlihat mulai tidak mengenakan masker. Ini juga harus didekati dan diberikan edukasi untuk terus menjaga prokes," ungkapnya.

Baca juga:  Presiden Pimpin Upacara Ziarah Nasional

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto menambahkan warga yang pergi ziarah berasal dari Kebasen. Mereka melakukan ziarah sampai ke Jatim.

"Jadi, begitu pulang, kami mengambil kebijakan untuk langsung tes swab. Hasilnya, ada 6 warga yang positif. Semalam, kami jemput dan diisolasi di Baturraden. Kami sebetulnya telah memberi imbauan kepada mereka," tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Yunianto mengatakan pihaknya bersama dengan TNI dan Polri terus melakukan pengawasan di pasar-pasar terhadap para pedagang.

"Namun demikian, kami siap untuk memperketat kembali pemantauan dan pengawasan, sehingga para pedagang akan lebih disiplin dalam menjaga prokes," ucap Yunianto.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Alysius Jarot Nugroho

Luhut Klaim Vaksinasi dan Isolasi Terpusat di Solo Berjalan Lancar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 21:28 WIB
“Target vaksinasi di Solo Raya pada akhir bulan ini dapat mencapai sebanyak-banyaknya. Kami akan terus mendorong pasokan vaksin ke...
MI/Apul Iskandar

Pangdam I/BB Didampingi Danrem 022/PT Tinjau Medan Latihan YTP Yonif R 100/PS

👤Apul Iskandar 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 21:27 WIB
Sebelum  diberangkatkan, para peserta latihan baik sebagai pelaku maupun pendukung latihan harus memastikan tempat latihan tersebut...
MI/Andri Widiyanto

Kasus Kematian Covid-19 Usia Produktif Naik, Banyak yang belum Divaksin

👤Adi Kristiadi 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 21:16 WIB
Peningkatan tersebut diketahui paling banyak belum dilakukan vaksinasi dan memiliki penyakit...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kelola Sampah Makanan Kurangi Efek Gas Rumah Kaca

INDONESIA merupakan negara penghasil sampah makanan terbanyak kedua di dunia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya