Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Riau hingga Minggu (28/2) malam berhasil memadamkan sebanyak 129 titik api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang tersebar di sejumlah daerah di wilayah hukum Riau. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dengan koordinasi dan pemantauan yang dilakukan secara langsung dari Mapolda Riau melalui aplikasi dashboard lancang kuning.
"Semua titik api sudah tersentuh oleh tim pemadaman. Terima kasih anggota Polri, TNI, MPA (Masyarakat Peduli Api), BPBD, dan perusahaan yang berkontribusi dalam pemadaman Karhutla," kata Kapolda Riau Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Setya Imam Effendi kepada mediaindonesia.com di Pekanbaru, Senin (1/3).
Kapolda menjelaskan, dari update penanganan Karhutla Riau selama 24 jam pada Minggu (28/2), terdeteksi sebanyak 140 titik panas dengan tingkat medium di wilayah Riau. Pendeteksian berdasarkan pantauan satelit tera, nora, lapan, dan aqua yang diintegrasikan di dashboard lancang kuning.
Kemudian dari hasil verfikasi lapangan, lanjut Kapolda, ditemukan titik api atau kebakaran di Kabupaten Rokan Hilir persisnya di wilayah Pasir Limau Kapas dengan 12 titik api. Selanjuta Kota Dumai di Sungai Sembilan 2 titik api, Kabupaten Pelalawan di Teluk Meranti 18 titik api. Kemudian Kabupaten Indragiri Hilir dengan Pulau Burung 3 titik api, Mandah 5 titik api, Pelangiran 4 titik api, Gaung 9 titik api, dan Kempas 49 titik api.
Selanjutnya di Kabupaten Bengkalis yakni Rupat 3 titik api, Pinggir 2 titik api, dan Bantan 2 titik api. Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu di Rangsang 16 titik api, dan Tebing Tinggi Barat 2 titik api. Terakhir di Kabupaten Indragiri Hulu dengan Rengat 2 titik api.
baca juga: Riau Siaga Darurat Karhutla
Agung mengungkapkan, dari hasil verifikasi lapangan itu ditemukan total sebanyak 129 titik api atau karhutla dari 140 titik panas yang terpantau di satelit. Tim pemadam dari masing-masing Polsek dibantu dengan tim pemadam gabungan lainnya lalu turun ke lokasi untuk memadamkan api.
"Pemadaman terhadap 129 titik api telah dilaksanakan dengan hasil api sudah padam dan masih dilakukan upaya pemadaman atau pendinginan di beberapa lokasi titik api," ujarnya.
Kapolda menambahkan, pihaknya juga melaksanakan kegiatan preventif dan preemtif berupa penyebaran maklumat Kapolda Riau agar masyarakat tidak membakar lahan.(OL-3)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved