Sabtu 27 Februari 2021, 02:30 WIB

Puluhan Sapi Mati di Kabupaten Mukomuko akibat Jembrana

Marliansyah | Nusantara
Puluhan Sapi Mati di Kabupaten Mukomuko akibat Jembrana

MI/Dwi Apriani.
Sapi ternak.

 

SEBANYAK 50 dari 300 sapi ternak milik petani di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mati terserang penyakit jembrana. Penyakit itu mulai mengganas mulai Januari hingga Februari 2021.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Junaidi, di Bengkulu, kasus jembrana yang menyerang ternak sapi milik warga terjadi di beberapa kecamatan. Kejadian yang terparah berada di Kecamatan Ipuh, Teras Terunjam, Selagan Raya, dan Kota Mukomuko.

Di wilayah Kecamatan Ipuh, penyakit jembrana yang menyerang hewan itu mencapai 150 kasus. "Petugas Pusat Kesehatan Hewan saat ini terus melakukan pemantauan perkembangan kasus Jembrana dan pencegahan dengan sarana yang ada saat ini," imbuhnya.
     
Saat ini, kata dia, petugas kesehatan ternak Kabupaten Mukomuko, masih menunggu vaksin dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu. Sebelumnya, pada 2020, sedikitnya 73 sapi yang mati terserang penyakit jembrana di sembilan kelurahan di Kecamatan Mukomuko yakni Pasar Mukomuko, Bandar Ratu, Koto Jaya, Ujung Padang, Tanah Rekah, Pasar Sebelah, Pondok Batu, Selagan Jaya, dan Tanah Harapan.

Jembrana merupakan penyakit menular akut pada sapi Bali. Penyakit ini disebabkan virus retrovirus merupakan keluarga Lentivirinae yang termasuk dalam famili Retroviridae. (OL-14)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Tenaga Kerja Harus Mendapat Perlindungan Jaminan Sosial

👤Apul Iskandar 🕔Selasa 13 April 2021, 08:53 WIB
Tenaga kerja di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara harus mendapat jaminan perlindungan sosial...
MI/SUPARDJI RASBAN

Di Tengah Pandemi, Usaha SPBU Dinilai Masih Menguntungkan

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 13 April 2021, 08:32 WIB
Di Kabupaten Brebes, masih banyak tempat yang masih memerlukan SPBU karena wilayahnya yang luas yakni nomor dua di Jawa Tengah, setelah...
MI/Heri Susetyo

Ribuan KTP Pelanggar Prokes Menumpuk di Kejari Sidoarjo

👤Heri Susetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 07:57 WIB
Sebanyak 4.900 KTP warga yang terjaring razia protokol kesehatan (prokes) menumpuk di kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo karena tidak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya