Selasa 23 Februari 2021, 22:50 WIB

Giliran Wartawan dan Relawan di Temanggung Divaksinasi Covid

Tosiani | Nusantara
Giliran Wartawan dan Relawan di Temanggung Divaksinasi Covid

Antara
Relawan dan wartawan di Kabupaten Temanggung, Jateng, mendapat vaksinasi Covid-19, Selasa (23/2)

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah mulai melakukan vaksinasi covid-19 tahap kedua, Selasa (23/2/2021). Vaksinasi ini menyasar 204 relawan dan wartawan. Sayangnya, di awal kegiatan vaksinasi sempat terkendala jaringan internet dan server yang eror, sehingga mengganggu proses entri data.

Kegiatan vaksinasi covid-19 tahap dua ini berlangsung di Pendopo Pengayoman. Vaksinasi dilayani oleh tim medis dari Puskesmas Temanggung dan Puskesmas Dharmorini.

"Servernya dari BPJS, itu sempat error tadi pagi pas awal vaksinasi karena jaringannya digunakan se-Indonesia, jadi proses entri data sempat terkendala. Kami lakukan pendataan manual dulu, kemudian setelah server normal, baru entri data dilanjutkan,"kata Kepala Puskesmas Temanggung, dr. Anastasia Susilo Handayani, Selasa (23/2).

Selain masalah jaringan dan server internet tersebut, menurut Yani, tidak ada kendala apapun yang mengganggu proses vaksinasi. Selama proses observasi pada sasaran vaksin juga tidak ditemui kasus efek samping pada mereka yang telah menerima vaksinasi. Efek samping itu juga tidak ditemukan sepanjang vaksinasi tahap satu sebelumnya.

"Secara umum vaksinasi berjalan lancar. Saya ikut melayani sejak tahap pertama, tidak ditemukan efek ikutan dari vaksinasi tersebut,"kata dr.Yani.

Ia mengimbau masyarakat menjaga, mempersiapkan kesehatannya sebelum menerima vaksinasi. Kondisi kesehatan seseorang amat penting sebagai pertimbangan saat menerima vaksinasi. Bagi kaum lansia yang kerap mengonsumsi obat juga diminta meminum obatnya secara teratur.

"Adapun bagi yang sudah menerima vaksinasi, sebaiknya tetap menjaga, menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Sebab meski sudah divaksin bukan berarti kebal sepenuhnya dari covid-19,"katanya.

Ani,30 salah seorang penerima vaksin covid-19 mengaku sempat takut karena lama tidak disuntik. Namun ketakutan itu cepat berlalu karena proses vaksinasi berlangsung cepat. Ani merupakan tenaga kesehatan yang bekerja di Klinik Brastomolo Temanggung. Mestinya ia menerima vaksinasi tahap satu. Namun ketika itu masih ada aturan yang tidak membolehkan kaum ibu menyusui divaksin.

"Jadi saya baru divaksin sekarang yang tahap dua karena ibu menyusui sudah boleh divaksin,"katanya. (OL-13

Baca Juga: Kunker Presiden Disebut Picu Kerumunan, Begini Penjelasan Istana

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Anak Putus Sekolah di Sikka Sekitar 60 Persen

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 26 Februari 2021, 06:44 WIB
Kasus  angka putus sekolah masih tinggi di Kabupaten Sikka, yakni sekitar 60 persen atau 160.000 warga di Sikka berpendidikan SD ke...
ANTARA

Puluhan Wilayah di Jatim Rawan Banjir Bandang

👤Faishol Taselan 🕔Jumat 26 Februari 2021, 05:40 WIB
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi banjir bandang di 25 wilayah di Jawa...
Antara/Adiwinata Solihin

BI NTT Dorong Warga Transaksi Melalui QRIS

👤Palce Amalo 🕔Jumat 26 Februari 2021, 04:15 WIB
BANK Indonesia Kantor Perwakilan (KP) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong masyarakat berpindah ke transaksi digital mengunakan Quick...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya