Jumat 19 Februari 2021, 17:42 WIB

Sanksi Denda tidak Disiplinkan Warga Cianjur Pakai Masker

Benny Bastiandy | Nusantara
Sanksi Denda tidak Disiplinkan Warga Cianjur Pakai Masker

DOK MI
Ilustrasi

 

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 6/2021 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Prokes dalam pelaksanaan AKB sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Namun, fakta di lapangan masih masih banyak masyarakat yang melanggar regulasi itu.

Kepala Bidang Linmas dan SDA Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Iwan Kurniawan, menjelaskan jumlah pelanggaran protokol kesehatan covid-19 pascaditerbitkannya Perbup Nomor 6/2021 rerata 80-100 pelanggaran. Mereka kebanyakan kedapatan tidak memakai masker.

"Kebanyakan pejalan kaki dan pengendara. Rata-rata mereka beralasan tidak memakai masker karena lupa," kata Iwan ditemui di sela operasi yustisi di ruas Jalan Mangunsarkoro, Jumat (19/2).

Menurut Iwan, para pelanggar tidak hanya kalangan milenial, tapi juga dewasa dan lansia. Penerapan regulasi dilakukan dengan bijak atau dalam arti petugas melihat kondisi objek pelanggar.

"Kita tidak ingin memberatkan masyarakat. Tujuan regulasi ini kan sebagai upaya pendisiplinan bagi masyarakat," ucapnya.

Melihat data jumlah pelanggaran, jelas Iwan, bisa ditarik kesimpulan kedisplinan masyarakat cenderung menurun. Padahal, regulasi payung hukum Perbup Nomor 6/2021 itu mengatur juga penerapan sanksi denda uang bagi pelanggar protokol kesehatan.

"Operasi yustisi ini kita lakukan setiap hari. Belum tahu sampai kapan operasi ini akan dilakukan. Selama covid-19 masih ada dan kedisiplinan masyarakat belum terbentuk, operasi yustisi akan terus dilaksanakan,"
tegas Iwan.

Operasi yustisi dilaksanakan secara gabungan dengan melibatkan berbagai elemen. Di antaranya TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, maupun PMI. Selain menerapkan sanksi, para petugas juga sekaligus mengedukasi masyarakat. "Dengan kerja sama dari masyarakat, kita berharap pandemi covid-19 bisa segera berakhir," pungkasnya. (OL-15)

Baca Juga

Dok: Ant dari kiriman warga

Puluhan Penambang Emas Ilegal di Parigi Moutong Tertimbun

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 25 Februari 2021, 03:30 WIB
PULUHAN penambang emas ilegal di Dusun Sinaa, Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng tertimbun longsoran saat...
dok.medcom

Jatah Vaksin Covid untuk Lansia dan Pelayan Publik Sumut Tiba

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 25 Februari 2021, 02:50 WIB
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara telah menerima pengiriman vaksin Covid-19 tahap kedua yang diperuntukkan bagi para petugas publik dan...
dok.123rf

Pemprov Sumsel Klaim Angka Kesembuhan Covid-19 Meningkat

👤Dwi Apriani 🕔Kamis 25 Februari 2021, 01:50 WIB
PEMPROV Sumsel mengklaim angka kesembuhan pasien Covid-19 di daerahnya semakin meningkat. Sementara penambahan kasus baru covid juga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya