Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI strategi dilakukan pemerintah mengendalikan penyebaran covid 19. Satu di antaranya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.
Di Kabupaten Sukabumi, PPKM skala mikro dilakukan tiga tahap pada Januari-Februari. Pelaksanaannya dipusatkan di 85 desa tersebar di 29 kecamatan.
"Upaya ini (PPKM) skala mikro tentu tujuannya untuk menekan laju penyebaran covid-19. Penanganannya lebih fokus ke populasi terkecil di tingkat desa hingga ke RT dan RW," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Bambang Dwi Laksono, Senin (15/2).
Sejauh ini, lanjut Bambang, masyarakat di wilayah perdesaan notabene banyak yang terpapar covid-19. Hasil evaluasi, pelaksanaan PPKM mikro berbasis di tiap desa cukup efektif menekan penyebaran virus korona.
"Kami juga melibatkan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) desa yang merupakan kepanjangan tangan dari Satpol PP," ucap Bambang yang juga Koordinator Bidang Penegakan dan Pendisplinan Protokol Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi.
Namun kapasitasnya hanya bertanggung jawab melakukan supervisi dan pemantauan terhadap pelaksanaan PPKM mikro bersama tim Satgas Penanganan Covid-19. Pelaksanaan PPKM mikro sendiri berlaku selama 14 hari.
Petugas pelaksana PPKM mikro itu memberikan edukasi dan membagikan alat pelindung diri kepada masyarakat yang sedang berkegiatan di luar rumah.
"Pelaksana dan pencatat jumlah pelanggar PPKM mikro diserahkan ke masing-masing kecamatan. Jadi, kita belum menerima jumlah pelanggar PPKM tahap III ini," ungkapnya.
Namun, kata Bambang, selama pelaksanaan PPKM tahap I hingga III, jumlah pelanggar protokol kesehatan semakin menurun. Kondisi itu lantaran masyarakat sudah mulai mematuhi prokes dengan cara memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.
"Penerapan protokol kesehatan sekarang sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Mudah-mudahan pandemi covid-19 segera berakhir di Kabupaten Sukabumi," tandasnya. (OL-15)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Wakaf yang dikelola secara profesional dan produktif akan memberikan dampak jangka panjang.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved