Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG tenaga kesehatan di sebuah rumah sakit swasta Kabupaten Garut mengalami kejang dan pingsan setelah menerima vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama termin kedua. Peristiwa itu terjadi Selasa (2/2) dan kini nakes tersebut menjalani perawatan di rumah sakit dengan pengawasan dokter.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan vaksinasi bagi nakes masih dilanjutkan kendati ada nakes yang mengaalami kejang dan pingsan setelah divaksin.
"Tim dokter langsung menangani nakes yang kejang dan pingsan itu. Diduga nakes itu kelelahan setelah melaksanakan piket malam," terag Leli Yuliani, Rabu (3/2).
Nakes tersebut hingga saat ini masih dalam pengawasan dokter dan tim Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Namun dokter belum menyimpulkan penyebab pingsannya nakes tersebut.
"Tim dokter masih mencari faktor utama. Ada kemungkinan ia mengalami kelelahan setelah habis piket malam. Bisa juga ada penyakit penyerta yang tidak tahu.Dalam kasus vaksinasi dari 10 ribu orang yang divaksin ada dua kasus. Nanti ketua tim akan memberikan penjelasan," ujar Leli.
baca juga: Setelah Nakes, Guru di Palembang Prioritas Terima Vaksin Covid-19
Adapun pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Garut dilakukan secara bertahap tersebar di 67 puskesmas, 6 rumah sakit, dan 26 klinik dengan sasaran puskesmas 3.963 orang, rumah sakit 2.652 orang dan klinik 963 orang.
Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19, angka terkonfirmasi positif di Kabupaten Garut pada Selasa (2/2) tercatat 6.394 kasus, 1.158 orang di antaranya isolasi mandiri, 481 pasien mendapat perawatan, 4.549 orang dinyatakan sembuh dan 206 orang meninggal dunia. (OL-3)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Pemusnahan barang bukti merupakan hasil dari berbagai kegiatan razia dan operasi penyakit masyarakat yang dilakukan oleh jajaran Polres Garut dan Polsek selama beberapa waktu terakhir
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Jalan penghubung itu ambles sepanjang 50 meter
JEMBATAN gantung Cimanisan, Kecamatan Pendeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat ambruk akibat luapan dan derasnya air Sungai Cikaengan.
Secara komulatif sejak 2004 hingga 2025 tercatat ada 1.806 kasus dengan angka kematian 470 meninggal dunia.
"Kasus DBD yang terjadi pada awal bulan Januari hingga September 2025 selama ini mengalami peningkatan, karena masyarakat masih abai membersihkan lingkungan sekitar."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved