Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Minggu (30/1) siang, pondok di tengah bukit Lolita dipenuhi belasan aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Peternakan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Mereka sedang memasak pisang, jagung, dan lauk seadanya untuk menemani santap siang.
Pondok itu berjarak kurang lebih 20 meter dari liang pekuburan massal ternak babi. Mereka sengaja meracik makanan di lokasi yang agak jauh dari liang kuburan massal.
Ada Sekretaris Dinas Peternakan, Gaspar Lazaren, bersama Koordinator Penguburan Massal Ternak Babi, Irenius Ola Samun, tampak memimpin rekannya. Tak hanya dinas peternakan, ada juga petugas pemulasaran dari Kantor Camat Nubatukan, dinas pekerjaan umum, dan dinas lingkungan hidup, menjadi tim penguburan massal ternak babi.
Selain mengelola sendiri makanan untuk santap siang di lokasi penguburan massal, mereka juga meneguk arak. "Arak ini obat, biar kami tidak geli mencium bau ratusan bangkai yang tergeletak. Kami juga bisa berani sentuh bangkai babi untuk dibawa ke liang kuburan massal," ujar Baha, staf pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata.
Pemkab Lembata mengerahkan puluhan ASN sebagai tim penguburan massal sejak wabah virus ASF atau flu babi menyerang ribuan ternak di Kecamatan Nubatukan. Lokasi tersebut diumumkan kepada publik setempat yang memiliki ternak babi yang mati.
Lokasi itu dibuka sejak 14 Januari 2021. Setiap pukul 07.30 pagi hingga 15.00 Wita. Pada pukul 15.00 hingga 17.00, para petugas mulai menguburkan bangkai yang sudah diantar pemiliknya ke liang kuburan massal.
Ketika petugas duduk di pondok itu sambil menanti saatnya menguburkan bangkai, pemilik ternak silih berganti mengantar bangkai ternak ke lokasi itu.
"Ini babi yang kedua mati. Minggu lalu saya bawa satu ekor sedang bunting. Hari ini satu ekor lagi. Saya bawa ke sini supaya di kuburkan dengan baik dan aman. Karena kami sendiri tidak mampu gali lubang dalam dan aman," ujar Elisabet Dona, warga Eropaun, Kelurahan Lewoleba, saat mengantar bangkai babinya ke lokasi penguburan massal ternak itu.
Elisabet menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Lembata yang menyiapkan lokasi penguburan massal ternak babi. Lokasi tersebut, menurut Elisabet, sangat membantu peternak yang kewalahan menghalau wabah virus ASF kali ini. (OL-14)
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
SENJA baru saja turun di Taman Kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/11), ketika satu per satu obor mulai menyala.
Kasus flu babi H1N1pdm09 kembali menjadi sorotan setelah lima anak di Riau meninggal. Prof Tjandra Yoga Aditama menjelaskan langkah penanggulangan salah satunya pola hidup sehat.
Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa kelima anak di Riau tersebut positif terinfeksi Influenza A/H1pdm09 dan Haemophilus influenzae atau flu babi
KASUS Influenza A di Kota Batam dilaporkan mengalami peningkatan dalam beberapa minggu terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.
Ribuan hewan ternak babi mati mendadak di Parigi Moutong, Poso, dan Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Penyebabnya, virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika.
Sebanyak 14.756 ekor ternak babi di Luwu Timurm Sulawesi Selatan mati mendadak akibat serangan virus African Swine Fever (ASF) atau flu babi Afrika.
Ratusan babi di beberapa daerah mati mendadak diduga akibat Flu Babi Afrika yang sebelumnya telah dikonfirmasi mewabah di Batam. Namun, Menteri Pertanian membantahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved