Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan penanggulangan Influenza karena virus H1N1pdm 09 atau flu babi pada dasarnya mengedepankan pola hidup, vaksin, hingga pemberian antivirus.
Pertama, pencegahan dengan pola hidup sehat dengan menjaga daya tahan tubuh, etiket batuk, yang sakit pakai masker, higiene dan sanitasi dan lain sebagainya. Kedua pencegahan dengan vaksinasi influenza. Ketiga untuk yang sakit sebagian besar ringan, tapi pada kasus yang berat dapat diberikan obat anti virus.
Keempat, dunia dan juga harusnya kita selalu terus memantau berbagai jenis strain virus Influenza, untuk melihat kecenderungan dan kemungkinan kasus meningkat dan atau menjadi wabah.
"Apalagi baru beberapa hari yang lalu ada kematian pertama di dunia akibat Influenza H5N5, dan bukan tidak mungkin akan ada lagi berbagai jenis strain virus Influenza di masa datang yang menulari manusia," kata Prof Tjandra dalam keterangannya, Rabu (26/11).
Ia menjelaskan H1N1 pdm 09 adalah virus penyebab pandemi 2009, yang merupakan pernyataan resmi pandemi pertama WHO setelah diberlakukannya IHR 2005.
"Kita tahu bahwa H1N1 adalah salah satu jenis virus Influenza dari ratusan jenis yang ada, dan tambahan kata 'pdm 09' mengacu pada strain H1N1 baru/khusus yang menyebabkan pandemi ketika itu," ujar Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) itu.
Pada awalnya virus itu disebut dengan Swine Flu atau Flu Babi, tapi lalu diketahui bahwa penularannya bisa melalui berbagai cara, sehingga baiknya istilah Flu Babi tidak digunakan lagi dan disebut saja sebagai H1N1pdm 09.
"Sebagian besar H1N1 yang beredar kini memanglah H1N1pdm 09, yang sudah bisa dianggap sebagai Flu musiman. Tentu sekarang juga ada H3N2 yang sedang jadi pemicu peningkatan kasus flu di banyak negara dunia, yang perlu fiwaspadai pula," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, lima anak di Riau meninggal yang disebut karena Influenza A/H1pdm09 atau Flu Babi. (Iam/I-1)
Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa kelima anak di Riau tersebut positif terinfeksi Influenza A/H1pdm09 dan Haemophilus influenzae atau flu babi
KASUS Influenza A di Kota Batam dilaporkan mengalami peningkatan dalam beberapa minggu terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.
Ribuan hewan ternak babi mati mendadak di Parigi Moutong, Poso, dan Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Penyebabnya, virus African Swine Fever (ASF) atau demam babi Afrika.
Sebanyak 14.756 ekor ternak babi di Luwu Timurm Sulawesi Selatan mati mendadak akibat serangan virus African Swine Fever (ASF) atau flu babi Afrika.
Ratusan babi di beberapa daerah mati mendadak diduga akibat Flu Babi Afrika yang sebelumnya telah dikonfirmasi mewabah di Batam. Namun, Menteri Pertanian membantahnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved