Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI keterbatasan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat mengalami kendaali mengatasi banjir. Koordinasi dengan banyak pihak dibutuhkan untuk atasi banjir di Kota Cirebon.
Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, Jumat (29/1) menjelaskan sejumlah titik di Kota Cirebon selama ini menjadi langganan banjir. Salah satunya di ruas Jalan Ciptomangunkusumo.
Dijelaskan Eti, banyak faktor yang menjadi penyebab salah satu ruas jalan protokol di Kota Cirebon tersebut menjadi langganan banjir. Mulai dari penyempitan saluran air hingga kondisi sungai yang ada di belakang salah satu pusat perbelanjaan modern di ruas jalan tersebut yang tingkat sedimentasinya sudah tinggi.
"Karenanya saat hujan dengan intensitas lebat turun, air tidak tertampung ke sungai dan drainase hingga akhirnya meluap ke jalan raya," jelasnya
Selain di ruas Jalan Ciptomangunkusumo, banjir juga kerap terjadi di Karanganom, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Kondisi permukiman yang lebih rendah dibandingkan jalan membuat rumah warga kerap tergenang banjir saat hujan dengan intensitas tinggi turun.
Sebenarnya, lanjut Eti, untuk mengatasi banjir di Karanganom bisa dilakukan dengan membuat sodetan hingga air yang menggenangi rumah warga bisa dibuang ke sungai terdekat.
"Namun kita menemukan kendala. Untuk membuat sodetan harus melalui jalan raya, sedangkan jalan tersebut milik provinsi. Sehingga Pemkot harus terlebih dahulu melakukan komunikasi dengan pihak provinsi untuk pembuatan sodetan. Solusi mengatasi banjir di Karanganom hanya dengan pembuatan sodetan," ungkap Eti.
Pihaknya, lanjut Eti, akan berupaya untuk mencari solusi dari permasalahan banjir yang melanda Kota Cirebon setiap musim penghujan tiba. "Tapi banyak faktor yang harus kita fikirkan," ungkap Eti. (OL-15)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Perlancar aliran air saat hujan deras turun, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan di Kota Cirebon.
Pada 2025 lalu, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved