Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat mengguyur Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sejak Senin (25/1) malam hingga Selasa (26/1) pagi mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang. Genangan air terpantau di puluhan titik ruas jalan dengan ketinggian bervariasi. Di Jalan Bundaran PU, Kelurahan Tuak Daun Merah, genangan air di badan jalan mencapai sekitar 50 sentimeter.
Sejumlah kendaraan roda dua yang melintas di ruas jalan tersebut terjebak banjir dan mogok karena mesin kendaraan terendam air.
"Genangan air di lokasi ini terjadi setiap musim hujan, pernah dipantau oleh wali kota tetapi sampai saat ini belum diperbaiki," kata Irvan, pemilik warung yang berjualan di dekat lokasi tersebut.
Menurutnya, setiap hujan, ada saja kendaraan yang mogok karena terjebak banjir. Selain itu, banjir juga disebabkan buruknya drainase di sepanjang ruas jalan tersebut. Sampah yang terbawa banjir, berserakan di berbagai tempat.
Guyuran hujan deras di Kota Kupang tersebut juga mengakibatkan genangan air di sejumlah titik di ruas Jalan Timor Raya, dan Jalan WJ Lalamentik Kelurahan dan Jalan Suverdi, Kelurahan Oebufu. Di lokasi ini, genangan air berkisar antara 10-30 sentimeter. Sesuai laporan BMKG, hujan lebat yang mengguyur Kota Kupang masih berlangsung sampai pukul 10.00 Wita.
baca juga: Dampak Banjir, Sejumlah Desa di Pegunungan Meratus Hancur
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga mengguyur sejumlah kabupaten disertai kilat dan petir. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat waspada terhadap dampak yang timbul akibat hujan lebat tersebut. (OL-3)
UNIVERSITAS Sugeng Hartono (USH) Solo Baru resmi memperkenalkan diri kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Sjafrie menegaskan bahwa sejarah perjalanan Timor Timur adalah urusan kebangsaan yang harus diletakkan pada fondasi empati dan persaudaraan.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved