Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Hulu Sungai Tengah menjadi salah satu daerah terparah terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Kalimantan Selatan. Tercatat ada 1.477 rumah di kawasan Pegunungan Meratus itu rusak dan 197 rumah hilang hanyut diterjang banjir bandang, bahkan sejumlah desa hancur dan tidak bisa ditempati lagi.
"Wilayah di bagian hulu pegunungan Meratus itu disapu banjir bandang dan beberapa desa hancur total. Upaya pemulihan dan tanggap darurat terus berlangsung. Akses jalan yang terputus baik karena banjir atau longsor mulai terbuka," tutur Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, Berry Nahdian Furqan, Selasa (26/1).
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut melanda 76 desa di 10 kecamatan. Sebanyak 22 ribu lebih rumah yang dihuni 28.183 keluarga atau 86 ribu jiwa terdampak bencana. Banjir dan longsor juga menyebabkan 1.477 rumah rusak =dan 197 rumah hilang.
Pantauan mediaindonesia.com, banjir hingga kini masih merendami wilayah hilir DAS Barito seperti Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Kota Banjarmasin. Hujan yang masih terus mengguyur wilayah tersebut serta kondisi pasang laut membuat banjir tak kunjung surut, bahkan cenderung bertambah parah.
Sebelumnya Pemprov Kalsel mengusulkan kepada pemerintah pusat agar dana desa dapat dipergunakan bagi kegiatan rekonstruksi atau pembangunan kembali infrastruktur desa yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel mencatat ada ratusan desa yang terdampak bencana banjir dan longsor di 11 kabupaten/kota di wilayah tersebut.
Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Zulkifli mengatakan bencana banjir dan longsor yang melanda 11 kabupaten/kota di Kalsel telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur desa maupun sumber-sumber ekonomi masyarakat desa.
"Ratusan desa yang terdampak bencana di beberapa wilayah kerusakan sangat parah. Upaya rekonstruksi pasca bencana perlu dipercepat," tuturnya.
baca juga: Luas Banjir Kalimantan Selatan Capai 200 Ribu Hektar
Karena itu menurut Zulkifli pihaknya akan mengusulkan kepada Kementerian Desa agar dana desa dapat dimanfaatkan untuk upaya percepatan rekonstruksi pasca bencana di desa.
"Kita ingin ada kebijakan dari pusat terkait pemanfaatan dana desa untuk membangun kembali infrastruktur desa yang rusak akibat banjir. Seperti halnya kebijakan penggunaan dana desa untuk penanganan pandemi covid-19 di desa," ujarnya. (OL-3)
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved