Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 283 Tenaga Kesehatan (Nakes) di tiga daerah di Provinsi Bangka Belitung (Babel) ditunda dan dibatalkan menerima vaksin Covid-19. Dari jumlah tersebut, 125 nakes ditunda mendapat vaksin sedangkan 158 lainnya dibatal.
"Ke-125 nakes yang ditunda mendapatkan vaksin Covid-19 disebabkan berbagai hal seperti nama yang bersangkutan tidak ada alias tidak terdata. Makanya kita tunda dulu," terang Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, Bangun Cahyo, Senin (15/1).
Sedangkan nakes yang batal menerima vaksin adalah mereka yang merupakan penyitas Covid-19, ibu hamil dan menyusui. "Kalau menyusui mungkin nanti, dua atau tiga bulan bisa dimasukan ke dalam sistem pendataan lagi bila sudah tidak menyusui," katanya dia.
"Sedangkan nakes penyintas Covid-19, masih menunggu kajian lebih lanjut dari pusat," tambahnya dia.
Lebih jauh, Cahyo mengatakan hingga saat ini sudah ada 3.017 nakes di Kota Pangkalpinang, Bangka dan Belitung, yang menerima vaksin. "10.280 dosis vaksin sudah kita distribusikan ke Pangkalpinang, Bangka, dan Belitung. Kini sudah ada 3.017 nakes yang di vaksinasi," katanya. (OL-15)
Selain air mancur di taman kebanggaan Polda Babel ini dilengkapi berbagai falitas seperti ruang bermain anak yang menjadi tempat favorit bagi orangtua yang membawa anak-anaknya.
Selain memutus akses jalan, kejadian ini juga menimbulkan korban. Dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas saat jembatan roboh terjatuh dan mengalami luka.
Kapolda Babel Irjen Viktor T. Sihombing mengatakan patroli tersebut dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Menumbing (OLM) 2025.
Kenaikan UMP 2026 sebesar 4,05 persen di Bangka Belitung dipandang sudah cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.
Kenaikan harga telur ayam berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.
Sementara Kasat Intelkam Polres Bangka Iptu Djunaidi mengatakan, sejak di penerimaan P3K dibuka kamis lalu jumlah pemohon SKCK membludak.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved