Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Kota Tasikmalaya masuk dalam tiga daerah paling rendah kesadarannya dalam hal menjaga jarak dan memakai masker. Ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan bahaya penyebaran virus Covid-19 di Jawa Barat. Peningkatan kasus yang telah terjadi sekarang ini harus membuat warga tetap mematuhi dan tak abai dengan penerapan protokol kesehatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf mengatakan, wilayahnya telah masuk tiga daerah paling rendah dalam menjaga jarak dan memakai masker menjadi peringatan keras bagi masyarakat mengingat kasus yang terjadi sekarang terus mengalami peningkatan. Namun, sekarang ini masyarakat supaya patuh dan tidak terlena lagi terutama harus selalu disiplin.
"Pengumuman yang dilakukan Provinsi Jabar, bagus supaya warga mendapatkan peringatan keras untuk menjalankan protokol kesehatan. Karena, penyebaran virus korona sekarang ini berbahaya dan mudah-mudahan dengan ada kesadaran tersebut semakin meningkat untuk menerapkan dengan cara memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak lagi berkerumun," katanya, Selasa (19/1/2021) di Kantor Dinas Kesehatan.
Ia mengatakan, peningkatan kesadaran warga memakai masker dan menjaga jarak sejatinya harus ditingkatkan oleh tim Satuan Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya. Selama ini masih banyaknya menyepelekan. Akan tetapi, untuk sekarang tim Satgas harus lebih tegas supaya tidak terjadi peningkatan kasus meskipun berbagai peringatan mulai teguran, denda, dan sanksi telah dilakukan tiap harinya.
"Kita sudah semaksimal mungkin memberikan peringatan keras kepada pelanggar yang tidak memakai masker dan menjaga jarak. Namun, kuncinya tetap dari kesadaran masyarakatnya sendiri jangan sampai sudah dalam kondisi bahaya mereka baru sadar tetapi sekarang ini yang harus dilakukan protokol kesehatan guna memutus mata rantai virus korona," ujarnya.
Menurutnya, Kota Tasikmalaya sekarang ini sudah masuk zona oranye. Artinya penyebaran kasus covid-19 telah mengalami penurunan dari angka aktif 900 menjadi 400. Tetapi kunci utamanya berkurangnya kerumunan orang dan meningkatnya pemakaian masker. ''Karena, tim Satgas sering kali menggelar razia gabungan dan patroli mulai dari pagi, siang, sore hingga malam," paparnya.
Sebelumnya, menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang telah diumumkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada 15 januari 2021 terdapat tiga daerah yang tidak patuh dalam menjaga jarak. Yakni Kota Depok, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut. Kota Depok dianggap paling tidak patuh dan nilai 55,07%. (AD/OL-10)
Target pembangunan dapur SPPG di Jawa Barat 4.600 dan sekarang telah terlampaui kurang lebih sudah hampir 4.700.
Bencana itu juga menyebabkan 48 rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat.
Kenaikan tersebut terjadi pada, cabai merah, bawang merah, daging ayam, telur, daging sapi, beras, minyak goreng, bawang putih dan sayuran.
Gempa bumi M 4,8 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (18/2) dini hari. BMKG sebut gempa dangkal 10 km ini tak berpotensi tsunami. Simak kondisi terkininya.
Jelang Ramadan 1447 H, TPU Cieunteung di Tasikmalaya dipadati peziarah dari berbagai kota. Simak tradisi nyekar dan munggahan warga di sini.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved