Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir yang melanda 11 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan menyebabkan 244.516 jiwa terdampak bencana dan lebih dari 34 ribu warga terpaksa mengungsi. PT Arutmin Indonesia ikut membantu upaya evakuasi warga korban yang masih terjebak banjir di sejumlah wilayah.
Koordinator Arutmin Peduli Bencana, Edy Noorjayanto mengatakan saat ini Arutmin terus berupaya berikan bantuan kepada korban banjir yang masih terjebak di lokasi sulit dijangkau.
"Kegiatan Arutmin Peduli Bencana dimulai pada 14 Januari 2021 dengan memberikan bantuan makanan siap saji. Hingga kemarin kita masih melakukan evakuasi dan berikan bantuan seperti sembako dan kebutuhan lainnya ke posko-posko bencana di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut," ungkapnya, Senin (18/1).
Selanjutnya Arutmin akan tetap berkoordinasi dengan posko-posko dan warga untuk penyaluran bantuan. Dikatakan Edy melalui Emergency Response Team (ERT) pihaknya langsung bergerak untuk mengevakuasi warga yang terisolir di Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Di wilayah ini akses jalan cukup sulit karena terkendala beberapa jembatan yang rusak, bantuan ke lokasi bencana menggunakan perahu karet.
Selain mengevakuasi warga, Arutmin juga memberikan bantuan untuk pemeriksaan kesehatan. Di sisi lain, Arutmin juga menerjunkan karyawan untuk memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak banjir. Bantuan berupa makanan siap saji, sembako, air mineral, obat-obatan, alat penerangan, popok bayi serta pembalut wanita. Assesment juga dilakukan kepada warga agar bantuan tepat sasaran.
baca juga: Presiden Akan Cek Kondisi Banjir di Kalsel Hari Ini
Hingga kini Arutmin telah menyalurkan bantuan ke Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Data BPBD Kalsel mencatat ada 74.640 keluarga atau 244.516 jiwa terdampak bencana banjir di 11 kabupaten/kota meliputi Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong dan Tanah Laut. (OL-3)
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan membentuk dan merekrut 50 orang relawan Komando Cadangan (Komcad) guna memperbesar dan memperkuat kemampuan TNI.
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved