Sabtu 16 Januari 2021, 06:10 WIB

Sulsel Siap Tampung Pengungsi Gempa Sulbar

Lina Herlina | Nusantara
Sulsel Siap Tampung Pengungsi Gempa Sulbar

Dok BNPB
Petugas berada di lokasi gempa.

 

HINGGA Jumat (15/1) pukul 20.00 Wita, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan (Pusdalops) Bencana melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa dengan magnitude 6,2 di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat menjadi 42 orang, terdiri dari 34 di Mamuju dan delapan di Majene.

Data sementara juga menyebutkan, di Kabupaten Mamuju, kerusakan berat terjadi antara lain di Rumah Sakit Mitra Manakarra. Demikian pula Pelabuhan Mamuju dan Jembatan Kuning yang berlokasi di Takandeang, Tapalang Mamuju. Di Kabupaten Majene, 300 unit rumah rusak yang masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Kepala Pelaksana BPBD Sulbar Darno Majid menyebutkan hanya tiga rumah sakit yang saat ini aktif untuk pelayanan kedaruratan di Kabupaten Mamuju, yaitu RS Bhayangkara, RS Regional Provinsi Sulawesi Barat, dan RSUD Kabupaten Mamuju.

Baca juga: Waspadai Gempa Susulan

"Saat ini, ada 15 titik pengungsian yang disiapkan, yaitu 10 titik di Kabupaten Majene, yaitu di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda, serta Kecamatan Sendana. Dan lima di Mamuju, yang semuanya berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro," urai Darno.

Terpisah Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengungkapkan Pemerintah Provinsi Sulsel siap membantu masyarakat Sulawesi Barat yang terkena dampak gempa untuk ditampung di Kota Makassar.

"Ada bantuan dari Dirut Garuda, armada yang bisa digunakan untuk semua tim medis. Begitu juga kalau ada yang harus kita evakuasi ke Makassar, kita juga sudah menawarkan tadi, kalau ada yang harus kita evakuasi ke Makassar, Pemprov Sulsel sudah menyiapkan tempat, baik untuk penampungan maupun untuk perawatan," aku Nurdin.

Tidak hanya itu, Sulsel juga menyediakan rumah sakit penyangga di Makassar bagi korban gempa bumi Majene dan Mamuju.

"Kita sudah ada koordinasi, termasuk penggunaan hercules. Jadi semua yang terkena gempa yang ada masalah kesehatan dan sebagainya yang serius, kita evakuasi ke Makassar. Kita akan menjadi penyangga untuk perawatan kesehatan semuanya," pungkas Nurdin. (OL-1)

Baca Juga

Dok.Kapolres Malang Raya

Kapolres Malang Raya Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Juli 2021, 17:20 WIB
Buher menambahkan bentuk bantuan sosial itu menandakan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat pada saat pandemi covid...
MI/Bayu Anggoro

Warganya Sumbang Medali Olimpiade, Sahrul Gunawan akan Perbaiki Pembibitan Atlet

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 24 Juli 2021, 16:45 WIB
Sahrul pun berharap capaian tersebut bisa memotivasi atlet Indonesia lainnya yang bertanding di ajang...
Ist

Skenario READSI Kementan Membuat Kakao Sulawesi Makin Ke Hilir

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 24 Juli 2021, 16:31 WIB
Kepala Balai Pelatihan Jambi, Zahron Helmy, memaparkan, kakao merupakan produk unggulan Indonesia dan mempunyai nilai tambah dan manfaat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pengawasan Lemah karena Infrastruktur Terbatas

 Pasal 4 huruf j Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 menyebutkan tahanan dilarang memiliki, membawa, dan atau menggunakan alat elektronik

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya