Selasa 12 Januari 2021, 21:09 WIB

Longsor Sumedang, Baru 16 Korban Ditemukan

Adi Kristiadi | Nusantara
Longsor Sumedang, Baru 16 Korban Ditemukan

DOK Humas Basarnas Bandung
Hari keempat, tim gabungan melakukan pencarian terhadap 23 orang diduga masih tertimbun longsor yang terjadi di Perumahan Pondok Daud.

 

HARI keempat pascalongsor yang terjadi di Perumahan Pondok Daud, Kampung Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (19/1), kembali menemukan korban meninggal dunia. Hingga kini tercatat 16 korban yang ditemukan.

Proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan mulai dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, SAR Jabar, dan SAR Jateng, serta para relawan masih terus melakukan pencarian terhadap 23 korban yang masih tertimbun longsor. Pada hari keempat dimulai pukul 08.00 WIB petugas kembali menemukan korban yang tertimbun material longsor.

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan proses pencarian terhadap para korban tanah longsor yang dilakukan tim gabungan di Kabupaten Sumedang sudah menemukan 16 orang dalam kondisi meninggal dunia. Pencarian yang dilakukan oleh petugas tersebut dibagi menjadi tiga sektor yaitu lokasi hajatan warga, masjid Annur, dan lapangan voli.

Ia menduga pada tiga sektor tersebut banyak korban masih tertimbun. "Untuk jumlah korban tercatat ada 64 orang antara lain 16 meninggal dunia, selamat 25 orang, dan pencarian 23 orang sesuai hasil laporan para keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya," ujarnya, Selasa (12/1), saat dihubungi.

Namun, proses pencarian yang dilakukan sempat dihentikan pukul 14.45 WIB. Ini karena cuaca di lokasi kejadian hujan deras hingga pencarian akan dilanjutkan jika hujan reda.

"Personel gabungan yang terdaftar di posko bencana berjumlah 664 orang tetapidi lokasi tercatat 172 orang. Pencarian korban yang dilakukan selama ini menggunakan alat berat. Para petugas juga tetap harus selalu menjaga kondisi kesehatan masing-masing termasuk menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Adapun data korban meningal dunia bernama Diding, 55, Dudung, 40, Suhanda, 43, Cahyo Riyadi, 50, Yani Maryani, 27, Wildan, 6, Yedi, 47, Nardianto, 48, Engkus Kuswara, 43, Kapten Inf Setyo Pribadi, 55, Beni Heryanto, 40, Asep Sarifudin, 35, Lili Ali Nurdin, 38, Totoy Kusmiati, 50, Yaya, 50, dan Kusnandar. (OL-14)

Baca Juga

MI/Dwi Apriani.

Alquran Tinta Emas Berusia 200 Tahun dari Kesultanan Palembang

👤Dwi Apriani 🕔Selasa 20 April 2021, 22:50 WIB
Uniknya, bahan baku kertasnya sendiri dikirim dari Eropa. Sedangkan tinta emasnya berasal dari leburan emas 18 karat di masa...
MI/Rendy Ferdiansyah.

Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Bangka Meninggal Dunia

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Selasa 20 April 2021, 22:30 WIB
Boy menyampaikan SA merupakan pasien covid-19 ke-36 yang meninggal dunia  di Kabupaten Bangka. Almarhum dikebumikan di TPU Yayasan...
Antara/Irfan Anshori.

Awal Ramadan, Daging Kambing di Pantura 120 Ribu per Kg

👤M Yakub 🕔Selasa 20 April 2021, 22:15 WIB
Kalau warga menginginkan daging kambing harus membeli ke wilayah lain atau menyembelih sendiri dengan cara patungan bersama sejumlah warga...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Beribadah dengan Disiplin

RAMADAN tahun ini masih sama seperti tahun lalu, yakni warga masih harus menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya