Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
GAJAH (Elephas maximus sumatranus) jinak di CRU (Conservation Response Unit) Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Provinsi Aceh, tewas. Belum diketahui secara persis penyebab kematian gajah jantan yang diberi nama Otto tersebut.
Padahal belakangan ini, gajah yang berasal dari hasil tangkapan di kawasan
hutan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya itu dikenal sangat aktif. Bahkan Otto sering digunakan untuk menghalau gajah liar yang merusak kebun dan turun ke
dekat perkampungan warga.
Sebelumnya, pada 27 Desember 2020 gajah dewasa berusia sekitar 25 tahun itu
menderita diare, kurang nafsu makan, dan lemas. Seorang mahout (pawang gajah) sempat melaporkan kondisi kesehatan hewan bertubuh besar dilindungi itu kepada pihak BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Aceh.
Mahout meminta pihak BKSDA segera melakukan penanganan medis supaya Otto lekas sembuh. Ternyata kondisi kesehatannya semakin buruk. Lalu selang beberapa jam ia menghembuskan nafas terakhir.
Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto, Jumat (1/1), mengatakan berdasarkan hasil autopsi tim medis kesehatan hewan, pihaknya menemukan perubahan warna menjadi hitam pada usus gajah. Lalu ada manifestasi endoparasite.
Guna mengungkap penyebab kematian, pihak BKSDA sudah mengambil sampel bagian jantung, hati, paru, limpa, usus, feses, dan lidah gajah. Hal dilakukan untuk pemeriksaan secara detail dan akurat di Laboratorium Forensik Mabes Polri.
"Sedangkan dua gadingnya akan diamankan di Kantor BKSDA Aceh di Banda Aceh," tutur Agus Arianto.
Informasi lain yang berhasil diperoleh Media Indonesia, Sabtu (2/1), menyebutkan ada dugaan gajah itu mati karena termakan racun. Itu karena kondisi usus dan bahan dalam gajah tidak sebagaimana biasanya atau berubah warna. (OL-14)
Pemerintah menegaskan bahwa pemutakhiran data kebutuhan hunian sementara (huntara) terus dilakukan guna memastikan seluruh penyintas bencana di Aceh mendapatkan bantuan secara merata.
Sebanyak 25 siswa SMA Sukma Bangsa Pidie berhasil lulus ke PTN dan PTS melalui jalur SNBP, Poltekkes, dan Beasiswa OSC Medcom.id tahun 2026.
Kematian prajurit dalam misi perdamaian dunia ini menjadi duka mendalam bagi jajaran TNI, khususnya keluarga besar Kodam Iskandar Muda.
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh terus melakukan akselerasi kegiatan fisik di lapangan.
Aksi peduli lingkunhan digelar untuk meningkatkan kesadaran pengurangan risiko bencana dan pelestarian habitat gajah Sumatera yang terancam punah.
Tradisi meriam bambu di Pidie saat Lebaran menarik ribuan wisatawan, memicu kemacetan panjang, dan berpotensi dikembangkan sebagai wisata budaya unik Aceh.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyiapkan Instruksi presiden atau Inpers untuk memperkuat upaya konservasi satwa liar, khususnya penyelamatan populasi gajah di Indonesia.
Kementerian Kehutanan menargetkan pemulihan kawasan hutan seluas sekitar 80.978 hektare yang menjadi koridor gajah.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Seekor anak Gajah Sumatra dari populasi liar ditemukan mati di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, tepatnya di Resort Lancang Kuning, Seksi PTN Wilayah I
Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum Kehutanan) mengintensifkan penyelidikan untuk membongkar jaringan di balik pembunuhan seekor gajah Sumatera di Provinsi Riau.
TNWK merencanakan penguatan infrastruktur pengamanan kawasan, meliputi pembangunan tanggul dan kanal, pagar pengaman, tembok penahan tanah, serta pembatas permanen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved