Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga kebutuhan komoditas bahan pokok di beberapa pasar tradisional di wilayah Priangan Timur sejak beberapa pekan telah mengalami kenaikan. Kebutuhan tersebut, menyebabkan banyak konsumen mengeluhkan dengan harga yang sangat tinggi mulai daging ayam potong, telur, bawang merah, cabai merah dan sayuran serta lainnya.
Pantauan di beberapa pasar tradisional mulai dari Pancasila, Cikurubuk, Singaparna, Ciamis harga kebutuhan pokok telah merangkak naik. Antara lain bawang merah Rp40 ribu per kg, bawang putih Rp45 ribu per kg, bawang bombay Rp35 ribu, daging ayam potong Rp36 ribu per kg, telur Rp30 ribu per kilogram. Penaikan ini juga diikuti sayuran yang naik sebesar Rp500 sampai Rp1.500 per kg. Mulai dari terung, tomat, kangkung, kembang kol, dan lainnya.
Seorang pedagang sayuran di pasar Pancasila, Iis Tisna, 50, warga Purbaratu mengatakan, kebutuhan pokok Natal dan Tahun Baru 2020 semuanya telah merangkak naik dan pasokan pengiriman dari beberapa daerah berkurang. Karena, para petani belum panen dan ada sebagian baru tanam seperti halnya cabai merah, bawang merah dan sayuran yang berupa kembang kol, terung hingga lainnya.
"Untuk sayuran berupa kangkung, pakcoy, kol, wortel, kentang, dan lainnya terbatas. Karena, pedagang telah dikirim ke pengepul berasal dari Majalengka, Garut, Ciamis, Tasikmalaya dan lainya. Kebutuhan bahan pokok tinggi tapi barang yang ada terbatas hingga berdampak pada tingginya penjualan seperti halnya wortel semula dijual Rp12 ribu per kg menjadi Rp13 ribu per kg, terung normalnya Rp9 ribu per kg menjadi Rp11 ribu per kg," katanya, Rabu (23/12/2020).
Penjual daging sapi dan ayam potong di pasar Cikurubuk, Yusuf, 55, mengatakan, kebutuhan daging sapi untuk sekarang masih terus mengalami kenaikan. Biasanya dijual antara Rp110 hingga Rp120 ribu per kg sudah naik menjadi Rp130 ribu per kg. Sedangkan, harga daging ayam ras dijual Rp28 ribu per kg naik Rp36 ribu per kg, ayam kampung hidup biasa dijual Rp60 ribu-Rp 65 ribu menjadi Rp80 ribu per kg.
"Kebutuhan yang selama ini dijualnya hanya kepada para konsumen tertentu karena ekonomi sekarang ini sulit dan mana ada pembeli yang berani membeli dengan harga tinggi. Apalagi, pemotongan sapi mengalami penurunan di tengah pandemi meski biasanya sebelum wabah korona terjadi paling banyak 20 ekor dan sekarang hanya bisa memotong antara 5 sampai 10 ekor," ujarnya.
Sementara itu, pedagang telur Dedi, 47, di Blok C Pasar Pancasila mengatakan, kebutuhan jelang natal dan tahun baru sekarang ini telah ada batasan pengiriman dari Blitar mencapai 3 kwintal dari jumlah 5 kwintal bagi distributor di wilayah Priangan Timur. Namun, kenaikan juga berimbas pada para pelanggan yang biasanya 2 sampai 3 kg kini hanya membeli 1,5 kg.
"Jelang Natal dan tahun baru, kebutuhan telur semakin merangkak naik mulai dari Rp 500 naik menjadi Rp1.500 hingga Rp2.000 dan kini harganya dari setiap penjual senilai Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram. Kenaikan telur, membuat para pedagang mengeluhkan karena harus kehilangan para pelanggan dan semua telur tidak bisa bertahan lama," paparnya. (AD/OL-10)
Harga daging saat menyambut Idul Fitri 1447 Hijriyah, di Provinsi Aceh, melambung tinggi. Hal itu terpantau saat hari mameugang dua hari sebelum lebaran tiba.
Pemerintah membantah klaim bahwa harga daging kerbau beku di pasaran jauh melampaui harga acuan pembelian (HAP) konsumen sebesar Rp80.000 per kilogram.
Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) meminta pemerintah tidak hanya mengawasi perdagangan daging sapi, tetapi juga daging kerbau impor yang beredar di pasar.
Harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta Selatan dilaporkan relatif stabil menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Menjelang bulan Ramadhan, harga daging sapi di pasar mengalami kenaikan. Lonjakan harga terjadi setelah para pedagang menghentikan aksi mogok dagang selama tiga hari pada akhir Januari lalu.
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 15% di periode Ramadan dan Lebaran 2026.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan Majelis Taklim Darratun Nasihin menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata bagi para pekerja kebun dan masyarakat sekitar dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan suci.
Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk bazar sembako murah yang berlangsung di Jalan Pisangan Baru, tepatnya di belakang SDN 11 Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, pada Selasa (17/3).
INSTITUSI Disabilitas Indonesia (Indisi) menggandeng PT Telkom Indonesia dan Junior Chamber International Batavia menyalurkan bantuan sosial.
DAIKIN kembali menggelar salah satu agenda inisiatif tahunan perusahaan “Roda-Roda Ramadan" dengan menyalurkan 1000 paket sembako (sembilan bahan pokok).
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved