Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Sungailiat, Bangka, mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas cabai, di mana harga cabai rawit kini dibanderol mencapai Rp100 ribu per kilogram.
Mita, salah seorang pedagang di pasar Sungailiat, mengatakan bahwa harga cabai rawit maupun cabai besar keriting saat ini dijual seragam Rp100 ribu per kilogram.
"Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu, tapi bertahap," ujar Mita, Minggu (14/12).
Ia merinci, kenaikan ini sangat tajam. Sebelumnya, harga cabai rawit kecil hanya Rp55 ribu per kilogram, sementara cabai rawit besar keriting Rp60 ribu per kilogram. Kini, keduanya mencapai harga Rp100 ribu per kg, atau Rp12 ribu per ons.
Menurut Mita, lonjakan harga disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu tingginya permintaan menjelang Nataru yang tidak sebanding dengan stok yang tersedia serta faktor cuaca yang buruk di luar daerah sehingga mengurangi pasokan.
"Banyak petani di luar daerah gagal panen karena cuaca, makanya pasokan berkurang saat ini," katanya.
Meskipun daya beli masyarakat cenderung meningkat menjelang perayaan Nataru, tingginya harga memaksa banyak pembeli membatasi jumlah pembelian mereka.
"Biasanya beli setengah kg atau 1 kg, tapi karena sekarang mahal, banyak yang beli per ons saja," pungkas Mita. (RF/P-5)
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
MentanĀ Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved