Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Hujan deras yang mengguyur Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, menyebabkan saluran air meluap drastis dan merendam ratusan rumah di sejumlah lokasi. Ketinggian air yang tercatat bervariasi antara 60 sentimeter hingga mencapai 1 meter di beberapa daerah terparah.
Di Kelurahan Srimenanti, misalnya, ketinggian air di lingkungan Sidodadi mencapai 60 sentimeter, sementara di lingkungan Samratulangi, air bahkan merendam hingga 1 meter.
Bupati Bangka, Fery Insani, saat meninjau lokasi di lingkungan Sidodadi, menjelaskan bahwa banjir ini terjadi akibat saluran air yang terlalu kecil dan tidak mampu menahan debit air hujan yang tinggi.
"Saluran air ini terlalu kecil, sehingga tidak mampu menahan debit air hujan, dan meluap ke rumah-rumah warga," kata Bupati, Jumat (12/12) sore.
Derasnya debit air membuat sebagian warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang milik mereka. Petugas gabungan dari Brimob dan BPBD dikerahkan untuk membantu mengevakuasi barang serta mengungsikan sejumlah warga lansia yang sakit ke tempat yang lebih aman.
Meskipun demikian, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah sambil menjaga barang-barang. Bupati Fery Insani memastikan bantuan telah disalurkan. "Kasihan warga kita, makanya malam ini kami turun langsung menyalurkan bantuan makanan kepada warga terdampak," ujarnya.
Seorang warga terdampak, Sri Wahyuni, mengaku banjir kali ini lebih parah dibandingkan sebelumnya. "Air masuk cepat banget, saya cuma sempat tarik barang-barang penting," katanya, berharap pemerintah segera menemukan solusi.
Rencana Jangka Panjang: Perbesar Saluran dan Bangun Embung
Untuk mengatasi masalah banjir yang berulang, Pemkab Bangka telah menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang.
"Kami sangat prihatin dengan kondisi warga yang terkena dampak banjir. Untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa depan, pemerintah kabupaten berencana memperbesar aliran air pada tahun 2026 mendatang. Sedangkan jangka panjangnya, akan dibangun embung," pungkas Bupati Fery Insani. (RF/P-5)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved