Minggu 22 November 2020, 15:25 WIB

Dokter Puskesmas Karangnunggal Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Kristiadi | Nusantara
Dokter Puskesmas Karangnunggal Positif Covid-19 Meninggal Dunia

ANTARA/Didik Suhartono
.

 

SEORANG dokter berjenis kelamin laki-laki yang bertugas di Puskesmas Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, berinisial LN, 57, yang terkonfirmasi positif covid-19 meninggal dunia di ruang isolasi RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Sabtu (21/11) sekitar pukul 16.20 WIB setelah mendapat perawatan tim medis.

Meninggalnya seorang tenaga kesehatan telah menyebabkan pelayanan di UPTD Puskesmas Karangnunggal ditutup sementara. Layanan dialihkan ke Puskesmas Bantarkalong, sambil menunggu swab massal yang dilakukan pada petugas hasil penelusuran, termasuk sterilisasi ruangan.

Meningkatnya, kasus yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya telah menyebabkan statusnya masuk pada zona merah atau resiko tinggi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Sungapat, mengatakan, penyebaran virus korona yang terjadi selama ini karena ada peningkatan kasus dari klaster pesantren dan keluarga, termasuk tenaga kesehatan.

Hal itu, lanjutnya, menyebabkan seorang tenaga kesehatan yang berprofesi sebagai dokter umum Puskesmas Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah dua hari menjalani perawatan di ruang isolasi. "Kami telah mendapatkan informasi berkaitan dengan tenaga kesehatan dari Karangnunggal menjalani rawat inap di ruang isolasi khusus karena terkonfirmasi positif covid-19. Setelah mendapat perawatan petugas medis, nyawanya tidak tertolong. Yang bersangkutan juga diduga sempat kontak erat dengan salah seorang pasien berobat," katanya, Minggu (22/11).

Ia mengatakan, meninggalnya seorang tenaga kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya baru terjadi. Semua penanganan yang dilakukan satuan tugas sesuai dengan protokol kesehatan mulai dari pemakaman dan lainnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 di Kota Tasikmalaya pada Minggu (22/11) kasus terkonfirmasi positif covid-19 tercatat 606 kasus di antaranya 222 pasien mendapat perawatan, 360 orang telah sembuh, dan 24 orang meninggal dunia. Penambahan pasien tersebut muncul dari beberapa klaster mulai pesantren dan keluarga. (OL-14)

Baca Juga

MI/WIDJAJADI

Begini Kronologi Insiden di Kanjuruhan Versi Aremania Korwil Bantur

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 23:21 WIB
Setelah terjadi aksi dari dua suporter tersebut, kemudian memicu pendukung lainnya untuk memasuki area...
ANTARA/HO/POLRES TAPUT

Bantuan Kemanusiaan Mengalir ke Wilayah Terdampak Gempa di Taput

👤Yoseph Pencawan 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 23:00 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, pihaknya telah menyalurkan ratusan paket bantuan kemanusiaan ke Tapanuli Utara...
MI/Januari Hutabarat

BNPB Sebut 962 Rumah Rusak Akibat Gempa Tapanuli Utara

👤Januari Hutabarat 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 22:51 WIB
BNPB juga mengirimkan personel guna dukungan kaji cepat dan akan memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) yang akan diserahkan untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya