Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TERJANGAN banjir bandang telah memorak-porandakan lokasi wisata Landak River di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Rabu (18/11) dinihari.
Informasi yang dihimpun, terjangan banjir bandang berlangsung sekitar tiga jam, atau mulai Selasa (17/11) pukul 11.00 WIB sampai Rabu (18/11) pukul 02.00 WIB.
"Warung-warung di sepanjang sungai habis. Kejadiaannya sekitar jam 11 malam ke atas," ungkap Dameka Singarimbun, Camat Bahorok, saat dikonfirmasi, Rabu (18/11) siang.
Banjir bandang membawa serta aneka gelondongan kayu berukuran besar sehingga menambah daya rusak terhadap lingkungan yang dilaluinya.
Lokasi wisata Landak River menjadi salah satu wilayah yang dilalui banjir. Saat banjir berlangsung, gelondongan-gelondongan kayu menghantam dan merusak berbagai sarana dan bangunan yang ada di lokasi tersebut.
Dameka mengatakan, Landak River menjadi salah satu wilayah terdampak banjir yang paling parah. Lokasi wisata lain, seperti Batu Kapal dan Salang Pangeran, juga mengalami nasib serupa.
Humas Polres Langkat Aiptu Yasir Rahman menambahkan, banjir bandang juga mengakibatkan tanah longsor di Dusun VII, Perumahan Bukit Lawang.
Dameka mengungkapkan banjir bandang diakibatkan tingginya curah hujan di wilayahnya sepanjang tadi malam. Namun dia meyakini gelondongan-gelondongan kayu yang dibawa arus tidak mengindikasikan adanya aktivitas penebangan liar di kawasan hutan.
Menurutnya gelondongan kayu tersebut berasal dari pohon-pohon yang tumbang akibat longsor dan kemudian dibawa arus banjir. (OL-13)
Baca Juga: Inka Bakal Bangun Pabrik Kereta Api di Afrika
Tumpukan gelondongan kayu terlihat di permukiman Tabiang Bandang Gadang, Nanggalo, Padang, Sumatra Barat.
Kayu-kayu besar yang ditemukan pascabencana merupakan konsekuensi dari rusaknya lapisan-lapisan vegetasi akibat aktivitas manusia.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup atau KLH akan panggil perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap gelondongan kayu di Batang Toru awal pekan depan terkait banjir Sumatra
Menurut Prof Dodik, kayu-kayu besar dan kecil yang tampak berserakan di lokasi bencana tidak berasal dari satu penyebab tunggal.
Bareskrim Polri menyelidiki asal muasal material kayu gelondongan yang terbawa arus saat banjir bandang dan longsor di Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar).
Manajer Kehati menduga banyaknya kayu yang hanyut dalam jumlah besar saat banjir bandang di Sumatra amat mungkin terkait aktivitas pembalakan liar atau degradasi hutan.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved