Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Bupati se Wilayah Pegunungan Tengah Papua menyayangkan dan mempertanyakan dasar pengambilan keputusan penetapan Sekretaris Daerah (Sekda) defenitif Provinsi Papua, yang telah diputuskan oleh Presiden RI Joko Widodo.
Wakil Ketua Asosiasi Bupati se Wilayah Pegunungan Tengah Papua, Ricky Ham Pagawak kepada wartawan, Selasa (3/11) malam mengatakan bahwa asosiasi berharap Presiden melalui Menteri Dalam Negeri bisa memberikan pelajaran yang baik dalam birokrasi maupun politik kepada masyarakat Papua dari proses seleksi dan penetapan Sekda Papua terpilih.
Perihal penetapan Dance Yulian Flassi sebagai Sekda Papua oleh Presiden Joko Widodo adalah hak presidden. Namun menurut Ricky hal itu menjadi kurang elok karena sejak awal proses seleksi calon Sekda papua dilakukan oleh panitia seleksi. Dan diikuti oleh sejumlah calon hingga mengerucut menjadi tiga calon ditetapkan.
"Nah hasilnya kita tahu bersama bahwa tiga nama yang masuk tiga besar dengan nilai tertinggi adalah Doren Wakerkwa, nomor dua Demianus Wasuok Siep dan ketiga terakhir adalah Dance Yulian Flassi. Lalu tiba-tiba yang ditetapkan menjadi Sekda oleh Presiden adalah yang nilainya berada di nomor tiga menjadi Sekda. Tentu secara hirarki dan norma sangat tidak sesuai. Ini tiga orang dengan standar nilai tertinggi. Lalu yang nilainya terendah justru yang ditunjuk jadi Sekda. Ini pembelajaran yang tidak bagus untuk masyarakat di Papua," tegasnya.
Ricky Pagawak yang juga Bupati Mamberamo Tengah menambahkan Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah yang beranggotakan sembilan kabupaten meminta dengan tegas kepada Presiden Jokowi melalui Mendagri untuk memberi penjelasan tentang kriteria dan syarat pengangkatan Sekda Provinsi Papua.
"Saat ini yang menjadi pertanyaan para bupati dan juga masyarakat di wilayah Lapago Pegunungan Tengah mengapa dari urutan ketiga dengan nilai sekitar 72 bisa diangkat. Sedangkan Doren Wakerkwa sebagai salah satu putra terbaik Papua yang saat ini menjadi Pelaksana tugas Sekda dengan nilai 80 justru tidak ditetapkan sebagai sekda dalam keputusan Presiden.
"Jadi sekali lagi kami meminta kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri untuk segera menyampaikan alasan. Karena masyarakat di Papua sudah mengetahui bahwa yang akan dilantik adalah Doren Wakerkwa sebagai Sekda defenitif," tuturnya.
Ia juga meminta agar Presiden dan Mendagri bisa memberikan pendidikan politik yang baik kepada birokrasi dan aparatur kepada orang Papua.
"Kami ini mau belajar. Kalau kami diajarkan dengan cara dan yang tidak sesuai seperti yang diharapkan, bagaimana orang Papua akan maju. Bagaimana orang Papua ini bisa merasa bahwa kami ini orang Indonesia kalau cara penilaian seperti ini," ujarnya.
Bila caranya seperti dilakukan oleh pusat, nenurut Ricky tidak perlu ada seleksi.
"Silahkan tunjuk kalau mau tunjuk silahkan ditunjuk saja oleh Negara. Atau mungkin Negara menilai Doren Wakerkwa dalam tanda kutip mungkin OPM atau siapa. Kalau itu yang terjadi jangan mengadu domba antar orang Papua," tegasnya.
baca juga: Pemprov Papua Barat Daftarkan 13 Kekayaan Intelektual Komunal
Diakuinya Dance Yulian Flassy adalah orang asli Papua juga. Namun Asosiasi tidak mempersoalkan masalah orang asli Papua atau Papua Barat. Asosiasi hanya mempersoalkan mengapa nilai terendah bisa menjadi sekda. Sebelumnya Tim Seleksi Pemilihan Sekda Papua menyebutkan bahwa pemilihan Sekda tidak berdasarkan nilai tertinggi. Namun tiga nama tersebut dikirim ke Presiden, dan Presiden yang menentukan.
"Tidak bisa mencari alasan. Kita juga mau belajar bahwa kita juga sudah memenuhi syarat. Sehingga menghargai apa yang sudah tim seleksi lakukan dan sampai tahap akhir harapan seluruh masyarakat Papua bahwa Doren Wakerkwa sebagai Sekertaris Daerah Provinsi Papua," tukasnya.
Ricky mengingatkan apabila nantinya Doren tetap dilantik menjadi Sekda akan menimbulkan masalah. (OL-3)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
PANGLIMA Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi, memastikan proses pemulihan keamanan di 11 bandara perintis di Papua tengah berlangsung intensif.
Kemenkumham Imigrasi sesuaikan jam layanan selama Ramadan 1447 H. Simak jadwal buka paspor, UKK, dan immigration lounge di seluruh Indonesia.
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved