Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KERESAHAN petani kabupaten Sragen terkait penggunaan kartu tani untuk mengambil pupuk subsidi di pengecer kini teratasi, seiring adanya pemberitahuan dari PT Pupuk Indonesia yang membolehkan petani menebus ke pengecer melalui cara manual. Dengan membawa bukti data bahwa namanya masuk dalam sistem RDKK ( rencana difinitif kebutuhan kelompok). Pengambilan pupuk dengan kartu tani berlaku tahun depan.
Hal tersebut terungkap ketika Sekda Sragen Tatag Prabawanto memberikan penjelasan terkait pendistribusian pupuk subsidi, didampingi Kepala Dinas Pertanian Sragen,Ekarini Mumpuni Titi Lestari dan perwakilan Pupuk Indonesia di kantor Pemkab Sragen, Selasa (3/11) .
Penjelasan itu diharapkan bisa menghilangkan kegelisahan petani,pada masa pengelolaan tanaman padi MT I yang dimulai sejak Oktober lalu yang mengaku mengalami kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, karena tidak kunjung didrop oleh pihak produsen dan juga distributor. Padahal sebagaimana penjelasan Kadinas Pertanian Sragen, Ekarini, bahwa keberadaan pupuk subsidi tidak mengalami kelangkaan, karena sisa penggunaan pupuk sampai pemakaian September lalu masih banyak. Untuk urea saja 13.597 ton.
Begitu halnya untuk pupuk subsidi ponska juga masih tersisa 11.223 ton, organik 6120 ton, ZA 6782 ton dan SP36 masih menyisakan 1631 ton.
"Dan saat ini kita masih terus mengevaluasi. Apabila ada kekurangan di suatu daerah dan ada daerah lain berlebih, tinggal direalokasi atau dipindahkan,disesuaikan dengan kebutuhan lapangan," katanya.
Dinas Pertanian Sragen, lanjut dia, terus melakukan pengawalan dan selalu koordinasi dengan bupati dan juga Sekda, agar pupuk subsidi jangan menjadi kendala petani dalam mengelola budidaya tanaman pangan.
"Sejauh ini tidak ada kelangkaan pupuk subsidi karena situasi barang sesuai yang diberikan pemerintah. Jadi bukan langka. Barang belum didrop sampai kios pupuk lengkap (KPL) karena ketika dicek masih dalam pembenihan dan belum membutuhkan pemupukan. Pasti didrop dua minggu sebelum waktunya pemupukan tanaman,bukan saat penyemaian," imbuh dia.
Pada bagian lain, pihak PT Pupuk Indonesia mengatakan, pihaknya mendapatkan yugas dari Kementan untuk mencukupi kebutuhan petani dalam mengelola musim tanam (MT) tanaman pangan. Pihaknya sudah mendapatkan ketegasan, bahwa penebusan pupuk subsidi menggunakan kartu tani baru wajib digunakan mulai tahun depan. Sugiyanto, staf perwakilan daerah penjualan dari Pupuk Indonesia mengatakan, untuk saat ini petani Sragen masih bisa menebus pupuk subsidi dengan cara manual tanpa harus menggunakan kartu tani.
"Namun saat mengambil harus bisa menunjukkan data bahwa namanya ada di RDKK," katanya.
Karena itu, petani tidak perlu gelisah mengambil pupuk atau merasa dipersulit atau seolah pupuk subsidi langka. Sebab yang terjadi memang bukan meruoakan kelangkaan, tapi masalah teknis, yakni petani belum familiar dengan sistem digital dan EDC dari bank yang ditunjuk tidak berjalan baik karena sinyal internet tidak bagus.
baca juga: Pengunjung Meningkat di Objek Wisata Kebun Stroberi Solok
"Tapi mulai tahun depan, pemerintah sudah menegaskan bahwa pengambilan pupuk subsidi harus menggunakan kartu tani," imbuh Sugiyanto.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati juga sudah berkirim surat kepada Menteri Pertania, agar penggunaan kartu tani di Sragen sebaiknya ditunda tahun depan, karena petani belum familiar dan menganggap ribet penebusan pupuk subsidi dengan kartu yang diterbitkan BRI tersebut. (OL-3)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
PENYALURAN pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada hari pertama di 2026 langsung diserbu para petani.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mencatat penjualan pupuk nonsubsidi sebesar 836 ribu ton melalui program One Day Promotion (ODP) yang digelar di 10 provinsi.
Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025 sebagai revisi atas Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved