Jumat 30 Oktober 2020, 03:40 WIB

Saatnya Menangani Dampak Bencana

Liliek Dharmawan | Nusantara
 

KEKHAWATIRAN itu jadi Kkenyataan. Peringatan da- tangnya banjir dan tanah longsor sudah disampai- kan pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap, Jawa Tengah, Rendi Krisnawan, pekan lalu.

“La Nina meningkatkan curah hujan hingga 40%. Dampaknya akan terjadi di wilayah Banyumas dan Cilacap,” tuturnya.

Kemarin, Cilacap dilanda banjir. Hujan deras sejak Rabu (28/10) malam hingga Kamis dini hari membuat enam desa di Kecamatan Kroya, Sampang, dan Maos dikepung air. Sebanyak 613 warga harus mengungsi.

Di Banyumas, banjir dan tanah longsor juga melanda. Material longsoran sempat menimbun jalur kereta api antara Stasiun Notog dan Kebasen pada Rabu (28/10) malam. “Longsoran tanah dapat disingkirkan Kamis dini hari,” jelas Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto.

Rendi menambahkan La Nina diperkirakan terjadi hingga Mei 2021. “Kami mengimbau masyarakat, terutama yang di wilayah rawan, untuk bersiaga menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologis.”

Kesiapsiagaan juga harus dilakukan di Banjarnegara, salah satu kawasan yang rawan kejadian tanah longsor. Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie menyatakan, jika terjadi hujan lebat lebih dari 30 menit, dapat memicu bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tanggap dengan situasi itu. Mereka sudah menggelar apel kesiapsiagaan bencana pada pekan lalu.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengakui 75% wilayahnya merupakan daerah rawan bencana, khususnya tanah longsor. “Pada awal tahun hingga Oktober telah terjadi 101 kejadian tanah longsor, 2 kali banjir, dan 21 peristiwa angin kencang. Karena itulah, kami harus meningkatkan kewaspadaan.”


Elwasi

Karena wilayahnya sering dilanda tanah longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banjarnegara mempersenjatai diri dengan alat deteksi dini bernama Elwasi. Alat itu merupakan upaya untuk memitigasi tanah longsor.

“Elwasi kependekan dari eling, waspada, dan siaga. Kami sudah memasangnya di belasan titik rawan tanah longsor,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Aris Sudaryanto.

Di Banyumas, BPBD berusaha mengurangi risiko bencana dengan memetakan daerah rawan banjir, tanah longsor, dan angin kencang. “Upaya memitigasi dan antisipasi harus dilakukan,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Titik Puji Astuti.

Bupati Banyumas Achmad Husein juga tidak mau kecolongan. “Kami mengalokasikan anggaran total Rp4,3 miliar untuk penanganan bencana. Di Banyumas ada 11 kecamatan rawan tanah longsor dan 7 kecamatan rawan banjir.”

Peringatan juga dilontarkan BMKG Bandung terkait dengan gelombang tinggi di perairan utara dan selatan Jawa Barat. “Ombak bisa mencapai ketinggian 3,5-5 meter,” kata Kepala BMKG Bandung Tony Agus Wijaya.

Ia mengingatkan warga yang berlibur di sejumlah pantai untuk sangat waspada. Tingginya curah hujan juga membuat Kapolres Sukabumi AKB M Lukman Syarif meminta anggotanya bersiaga. “Libur panjang akhir pekan ini, personel disiagakan juga untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologis.” (AD/BB/JS/RF/OL/N-3)

Baca Juga

MI/Akhmad Safuan

KPU Rembang Belum Bisa Tetapkan Paslon Terpilih

👤Akhnad Safuan 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:39 WIB
Masih bersengketa di Mahkamah KonstitusI (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang belum bisa menggelar penetapan paslon...
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

1385 Sekolah di Kalsel Rusak Akibat Banjir

👤Denny Susanto 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:19 WIB
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan mencatat banjir besar di 11 kabupaten/kota di Kalsel mengakibatkan  1.385...
ANTARA/Bayu Pratama S

Transportasi Trans Kalimantan Belum Pulih

👤Denny Susanto 🕔Jumat 22 Januari 2021, 07:06 WIB
Akses transportasi penghubung antar kabupaten dan lintas provinsi di Kalsel belum sepenuhnya pulih, menyebabkan harga kebutuhan pokok terus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya