Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, sejak tiga pekan terakhir, mulai resah. Hal itu karena rencana turun ke sawah yang sebelumnya di jadwal pada awal Oktober ini, gagal.
Pasalnya, di kabupaten pesisir Selat Malaka itu, hingga sekarang belum memasuki awal musim hujan. Lalu sumber air dari aliran sungai dan saluran irigasi teknis juga terjadi krisis.
"Petani sudah siap turun ke sawah tapi karena tidak ada sumber air, rencana ini gagal. Biasanya, Oktober seperti ini, sudah musim hujan, tapi sekarang masih kekeringan. Mungkin ini pergeseran musim sehingga belum turun hujan," kata Abdul Kadir, tokoh adat tani di Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Rabu (28/10).
Baca juga: Jokowi Ikut Tanam Bawang di Food Estate Humbahas
Dinas Pertanian Kabupaten Pidie mengimbau petani supaya pada Oktober sudah mulai membajak sawah. Karena, pada bulan itu, biasanya sudah memasuki musim penghujan.
Menanggapi seruan tersebut, sebagian petani di Kecamatan Sakti, Delima, Indrajaya, dan Kecamatan Mutiara, begitu memasuki Oktober sudah mulai membajak sawah. Ternyata, hingga sekarang, belum memasuki musim penghujan.
Itu sebabnya di tengah perjalanan olah tanah, puluhan ha (hektare) lahan sawah mereka mengering. Apalagi sumber air irigasi andalan mereka juga mulai krisis. Sehingga lahan sawah yang sedang proses olah tanah dan bibit padi di persemaian pun mengering atau bercak-bercak.
"Ada puluhan hektare tersebar di beberapa lokasi yang sudah olah tanah dan benihnya sudah disemai. Sayangnya, lahan sudah kering, sedangkan bibit di persemaian sudah siap tanam. Kalau sepekan lagi tidak hujan, itu bisa gagal tanam," keluh Tarmizi, petani di Kecamatan Sakti. (OL-1)
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional, khususnya dalam mencetak generasi muda petani.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved