Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka peningkatan ketahanan pangan nasional, Universitas Samudra (Unsam) Langsa Provinsi Aceh, sejak awal musim tanam padi kedua (musim gadu) kali ini (19 Juli) melakukan pendapingan penggunaan teknologi monitoring digital kepada Petani. Tim pengabdi masyarakat dari kampus kebanggaan wilayah timur Aceh ini bergerak di Desa Tualang Baru, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Teknologi ini untuk memantau perkembangan tanaman padi. Metodenya adalah memasang kamera CCTV pada tower khusus di lahan sawah.
Gunanya yaitu mendeteksi kondisi tanaman padi dari kejauhan atau tidak harus pergi ke sawah. Bisa juga memantau perubahan warna tanaman padi (Oriza Satifa L). Perangkat kameranya dipasang pada tower khusus di lahan sawah.
"Petani bisa memantau kondisi tanaman padi dari jarak jauh. Boleh merencanakan waktu panen lebih tepat dan efesien" tutur Ahmad Ihsan ST. MT, Ketua Tim Pengabdi Masyarakan dari Unsam yang dibenarkan Khairul Muttaqin S.ST, MT.
Melalui CCTV yang terpasang di sawah bisa diamati perubahan warna tanaman padi. Otomatis bisa menganalisa apakan sudah mulai bisa dipanen atau harus menunggu lagi. Informasi teknologi inovasi ini ditampilkan pada dashboard (tampilan visual atau papan pandu) sehingga mudah diakses.
Harapannya mereka mampu memberdayakan petani melalui smart Farming. Lalu menjadi optimalisasi waktu panen dan peningkatan produksi gabah.
Melalui pendpingan penggunaan inovasi teknologi ini petani dapat mendeteksi dari jarak jauh atau tidak selalu harus melihat langsung di sawah. Kemudian bisa memanfaatkan teknologi digital untuk mendeteksi kapan waktu panen padi secara optimal dan akurat.
Rektor Universitas Samudra, Profesor Hamdani, Kepada Media Indonesia, Sabtu (26/7) mengatakan, pembangunan teknologi informasi digital ditengah sawah petani itu merupakan komitmen dan bentuk keseriusan kampus yang dipimpinnya untuk mendukung ketahanan nasional. Lalu meningkatkan kinerja petani yang berujung kepada kesejah teraan ekonomi dan peningkatan taraf hidup.
Dikatakan Rektor Hamdani, Unsam adalah kampus negeri berada di wilayah timur atau pintu masuk dari Sumatera Utara ke Provinsi Aceh. Karena itu universitas kebanggaan masyarakat Langsa dan sekitarnya itu siap bertandang sebagai kampus berdampak.
Unsam tidak hanya fokus pada pendidikan, tapi juga turut aktif berkontribusi menyelesaikan masalah sosial, ekonomi, lingkungan hidup ditengah masyarakat. Pihaknya juga siap tampil sebagai gerakan nasional yang menempatkan kampus pusat solusi, mahasiswa sebagai generasi agen perubahan.
Lalu riset sebagai nadi penggerak kebijakan. Pembelajaran ikampus perlu disesuaikan kebutuhan dunia nyata dan tantangan masa depan. "Mendorong mahasiswa dan dosen telibat pada proyek nyata yang memberikan dampak positif. Program pengabdian harus dirancang untuk menghasilkan jangka panjang, bukan hanya sekedar seremonial" tambah Prof Hamdani. (H-1)
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved